Disdikbud Kaltim Dorong Sekolah Ikut TKI Untuk Ukur Kualitas Pembelajaran
Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur mendorong seluruh sekolah di daerahnya untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan Tes Kompetensi Individu (TKI) sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan. TKI dinilai menjadi alat penting untuk mengevaluasi capaian belajar siswa secara objektif.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, menjelaskan bahwa pelaksanaan TKI bersifat tidak wajib, namun sangat direkomendasikan bagi sekolah agar dapat mengetahui posisi capaian siswa di berbagai aspek pembelajaran.
“Kami dorong sekolah ikut agar bisa mengukur sejauh mana hasil pembelajarannya,” ujar Armin (8/11/2025).
Ia menuturkan, hasil dari TKI akan dijadikan dasar bagi Disdikbud dalam menentukan langkah intervensi kepada sekolah-sekolah yang menunjukkan capaian rendah.
“Kalau hasilnya kurang bagus, kami akan bantu intervensi supaya mutu meningkat,” katanya.
Selain sebagai alat ukur siswa, TKI juga menjadi cerminan sejauh mana efektivitas proses belajar yang dilakukan guru.
“Evaluasi ini penting untuk melihat apakah yang diajarkan guru sudah sejalan dengan hasil yang dicapai siswa,” jelasnya.
Namun, Armin mengakui pelaksanaan TKI di beberapa wilayah masih menghadapi kendala, terutama di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Keterbatasan sarana teknologi dan jaringan internet menjadi hambatan utama bagi sebagian sekolah.
“Kami maklumi, karena tidak semua sekolah punya fasilitas memadai. Jadi kami sesuaikan dengan kondisi di lapangan,” tutupnya.
Melalui TKI, Disdikbud Kaltim berharap dapat memetakan mutu pendidikan secara menyeluruh, sekaligus memperkuat strategi pembinaan agar kualitas belajar siswa di seluruh wilayah Kalimantan Timur dapat tumbuh secara merata.(ct/ADV/Diskominfo)
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



