Etam Sejahtera, Terobosan Kukar Hadirkan Layanan Berobat Gratis Cukup Tunjukkan KTP
Kutai Kartanegara, Kaltimpedia.com – Warga Kutai Kartanegara (Kukar) kini tak perlu khawatir soal biaya berobat. Melalui program Etam Sejahtera, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) memastikan setiap warga bisa mengakses layanan kesehatan gratis hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Program yang menjadi bagian dari Misi 1 RPJMD Kukar 2025–2029 ini dirancang untuk memastikan seluruh masyarakat mendapat perlindungan jaminan kesehatan secara merata. Kolaborasi antara Pemkab Kukar dan BPJS Kesehatan menjadi kunci pelaksanaan program unggulan tersebut.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri menyampaikan, komitmen pemerintah untuk menjamin semua warga tanpa terkecuali terdaftar dalam kepesertaan BPJS Kesehatan. Pemerintah daerah bahkan telah menyiapkan anggaran lebih dari Rp103 miliar untuk menanggung penuh iuran BPJS bagi masyarakat.
“Cukup tunjukkan KTP Kukar di fasilitas kesehatan. Semua akan dilayani tanpa terkendala administrasi. Pemerintah hadir memastikan tidak ada warga yang tertinggal dari jaminan kesehatan,” tegas Aulia.
Data terbaru menunjukkan, cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan di Kukar kini mencapai 103 persen, melampaui jumlah penduduk aktif. Angka ini menjadi bukti komitmen Pemkab Kukar dalam memperluas perlindungan kesehatan bagi warganya.
Disisi lain, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kukar, Kusnandar menambahkan, Etam Sejahtera bukan sekadar program berobat gratis, melainkan sistem perlindungan kesehatan berbasis data kependudukan yang terintegrasi. Warga cukup memastikan NIK Kukar mereka aktif di sistem BPJS, dan jika belum, petugas akan segera membantu proses aktivasi.
“Program ini memprioritaskan kemudahan. Siapa pun, termasuk pekerja informal seperti pedagang keliling atau buruh harian, bisa berobat gratis asal punya KTP Kukar,” terangnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan program melibatkan sejumlah perangkat daerah, seperti Dinas Sosial untuk verifikasi warga prasejahtera, Disdukcapil untuk validasi data penduduk, serta Dinas Kesehatan yang mengoordinasikan teknis pelaksanaan bersama BPJS Kesehatan.
Dalam lima tahun ke depan, jumlah penerima manfaat Etam Sejahtera ditargetkan meningkat dari 250 ribu jiwa pada 2025 menjadi 310 ribu jiwa pada 2030. Total anggaran yang disiapkan untuk enam tahun pelaksanaan program ini mencapai lebih dari Rp730 miliar.
Kusnandar mengingatkan masyarakat agar tidak menunda mengaktifkan kepesertaan BPJS.
“Jangan tunggu sakit baru diurus. Cek keaktifan BPJS di puskesmas atau lapor ke petugas supaya segera aktif,” pesannya.
Melalui Etam Sejahtera, Pemkab Kukar menegaskan komitmennya membangun layanan kesehatan yang inklusif dan bebas hambatan. Dengan sistem terintegrasi dan pendanaan berkelanjutan, Kukar menargetkan tak ada lagi warga yang gagal berobat hanya karena persoalan biaya atau administrasi. (adv)
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



