DPTPH Kaltim Perketat Edukasi Petani untuk Turunkan Risiko Kontaminasi Pangan Segar
Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memperkuat langkah pencegahan kontaminasi pangan dengan memusatkan perhatian pada edukasi petani. Kepala DPTPH Kaltim, Siti Farisyah Yana, menegaskan bahwa upaya perlindungan pangan tidak hanya bergantung pada laboratorium, tetapi juga pada perubahan perilaku di lapangan.
“Kita harus menjaga generasi muda. Mereka adalah generasi emas yang perlu dilindungi sejak dini, termasuk dari risiko bahan kimia berbahaya dalam makanan,” katanya. Ia menyebut beberapa tokoh muda seperti Dini Ramadhani, Joss Hall, dan Akilah Nazwa yang sering menyoroti pentingnya keamanan pangan bagi masa depan anak-anak.
Menurut Yana, persoalan terbesar selama ini adalah penggunaan pestisida yang tidak terkontrol, terutama menjelang masa panen. Banyak petani yang belum memahami batas aman residu, sehingga produk yang dihasilkan rentan mengandung bahan kimia melebihi ambang batas.
“Kami menemukan berbagai kasus, mulai dari pestisida berlebih hingga buah impor yang mengandung zat berbahaya. Karena itu, edukasi adalah kunci,” tegasnya (23/11/2025).
Program edukasi ini mencakup pelatihan penggunaan pestisida, masa hening sebelum panen, hingga cara penyimpanan yang benar. DPTPH juga akan melakukan inspeksi rutin di sentra produksi pangan.
Langkah ini akan berjalan beriringan dengan pembangunan laboratorium keamanan pangan yang ditargetkan beroperasi pada 2027. Meski begitu, Yana menekankan bahwa laboratorium bukanlah satu-satunya solusi.
“Laboratorium membantu menguji, tapi pencegahan dimulai di kebun. Jika perilaku petani sudah benar, maka risiko kontaminasi bisa ditekan jauh,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa edukasi ini juga merupakan bagian penting dari persiapan Kalimantan Timur menghadapi masa depan sebagai lumbung pangan sekaligus wilayah penyangga IKN.
“Tugas kami bukan hanya memproduksi pangan, tapi memastikan pangan itu aman. Ini adalah investasi untuk generasi emas kita,” tutupnya.(ct/ADV/Diskominfo)
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



