Kaltimpedia
Beranda Kalimantan Timur Dispar Kaltim Perkuat Promosi Wisata untuk Gaet Wisatawan Mancanegara

Dispar Kaltim Perkuat Promosi Wisata untuk Gaet Wisatawan Mancanegara

Salah satu contoh wisatawan manca negara yang berkunjung di Kaltim.(Ist)

Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) semakin serius dalam memperkuat strategi promosi pariwisata untuk menarik wisatawan mancanegara. Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim, Restiawan Baihaqi, menegaskan bahwa pihaknya kini aktif meningkatkan koordinasi lintas instansi dan pemangku kepentingan guna memastikan kesiapan daerah dalam menyambut pengunjung internasional.

“Untuk promosi pariwisata sendiri, kami terus berkoordinasi agar Kaltim semakin siap menerima wisatawan dari berbagai negara,” kata Baihaqi (24/11/2025).

Ia menjelaskan, promosi tersebut tidak hanya dilakukan melalui kanal digital dan media internasional, tetapi juga lewat kerja sama dengan agen perjalanan, pelaku industri pariwisata, dan perwakilan pemerintah di luar negeri.

Menurutnya, pendekatan yang dilakukan mencakup promosi citra destinasi yang menonjolkan keunikan alam, budaya, dan keindahan lanskap Kaltim yang sejak lama menjadi daya tarik wisata dunia. Restiawan menyebutkan bahwa kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) makin memperkuat posisi Kaltim sebagai pintu gerbang wisata baru di Indonesia.

Selain promosi ekstensif, Dispar juga mengedepankan pembenahan kesiapan teknis, seperti standardisasi layanan, peningkatan literasi hospitality masyarakat lokal, pelatihan pelaku usaha wisata, dan pembentukan paket kunjungan yang ramah wisatawan asing. Tujuannya agar traveler internasional yang datang merasa aman, nyaman, dan mendapatkan pengalaman berkesan.

“Kami ingin memberi kesan bahwa Kaltim bukan hanya tempat singgah, tetapi destinasi yang layak dijelajahi. Dari budaya, alam, kuliner, hingga keramahan masyarakat, semua itu adalah aset promosi yang kami maksimalkan,” ujarnya.

Restiawan menambahkan, keberlanjutan promosi wisata juga didukung kerja sama aktif dengan komunitas kreatif, operator tur, dan kelompok sadar wisata sebagai garda depan penyambutan pengunjung.

“Promosi tak boleh berhenti, karena pariwisata adalah sektor yang hidup dari persepsi,” tegasnya.(ct/ADV/Diskominfo)

Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya

Gabung Sekarang
Komentar
Bagikan:

Iklan