Kaltimpedia
Beranda DISPORA KUKAR Dispora Kukar Bangun Fasilitas Olahraga di Lima Desa, Dorong Pemerataan Infrastruktur Hingga Pelosok

Dispora Kukar Bangun Fasilitas Olahraga di Lima Desa, Dorong Pemerataan Infrastruktur Hingga Pelosok

KUTAI KARTANEGARA— Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terus memperluas pembangunan sarana olahraga hingga ke wilayah pedesaan. Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, sedikitnya lima desa dijadwalkan menerima pembangunan fasilitas fisik pada 2025, mulai dari peningkatan kualitas lapangan hingga penyediaan tribun penonton.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan bahwa pembangunan tersebut merupakan respons atas banyaknya aspirasi masyarakat desa yang menginginkan fasilitas olahraga yang memadai. Menurutnya, sejumlah desa seperti Kenohan, Muara Badak, dan Marangkayu masuk dalam daftar prioritas tahun ini.

“Anggarannya sudah kami siapkan untuk lima titik pembangunan. Ini bentuk komitmen kami terhadap kebutuhan masyarakat di tingkat desa,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).

Ali menjelaskan bahwa permintaan pembangunan lapangan dan fasilitas olahraga dari desa terus meningkat. Namun, ketersediaan anggaran membuat pemerintah harus menetapkan prioritas dan melaksanakan pembangunan secara bertahap.

“Proposal yang masuk cukup banyak. Namun, kami upayakan minimal empat sampai lima desa bisa kami bantu setiap tahun agar pemerataannya tetap berjalan,” terangnya.

Sejumlah desa diketahui masih memiliki kondisi lapangan yang kurang layak. Saat musim hujan, banyak lapangan tergenang air karena posisinya berada di dataran rendah. Fasilitas tambahan seperti gawang, tiang voli, hingga net juga banyak yang rusak atau tidak standar.

“Jika fasilitasnya tidak mendukung, tentu sulit bagi desa untuk mengembangkan potensi olahraga. Karena itu, perbaikan lapangan menjadi fokus yang kami kerjakan bertahap,” jelas Ali.

Selain mendukung pembinaan atlet, Ali menegaskan bahwa fasilitas olahraga yang baik memiliki fungsi sosial yang kuat. Lapangan yang nyaman dapat menjadi tempat berkumpul, berinteraksi, hingga menciptakan budaya hidup sehat di lingkungan desa.

“Lapangan olahraga itu pusat aktivitas masyarakat. Bukan hanya soal pertandingan, tetapi juga membangun kebersamaan dan gaya hidup sehat,” katanya.

Sebagai langkah kehati-hatian, Dispora Kukar selalu melakukan survei langsung sebelum menetapkan lokasi pembangunan. Survei dilakukan untuk memastikan fasilitas yang nantinya dibangun benar-benar dimanfaatkan warga.

“Kami cek dulu aktivitas olahraganya. Jangan sampai fasilitas dibangun tapi tidak terpakai. Kadang saya sendiri ikut turun ke lapangan bersama Pak Bupati,” ujarnya.

Dispora Kukar menargetkan pembangunan sarana olahraga di desa-desa dapat memperkuat pembinaan atlet daerah sekaligus menciptakan lingkungan sosial yang aktif dan berdaya saing.

“Kami ingin setiap desa memiliki fasilitas olahraga yang tidak hanya layak, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakatnya,” pungkas Aji Ali Husni.(adv/disporakukar)

Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya

Gabung Sekarang
Komentar
Bagikan:

Iklan