Pengurus Koperasi Sei Kapih Kebingungan: Dana 3 Miliar Masih Jadi Wacana
SAMARINDA – Koperasi Merah Putih yang berlokasi di Kelurahan Sei Kapih, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda hingga kini masih menghadapi ketidakpastian operasional. Meski sempat beredar kabar mengenai kucuran dana bantuan sebesar Rp3 miliar dari pemerintah pusat, pihak pengurus mengaku belum menerima dana tersebut sepeser pun.
“Sampai sekarang belum ada menetes seribu pun. Kita ini belum ketemu (dananya),” ujar Budi Setiawan sekretaris koperasi Merah Putih Kelurahan Sungai Kapih, Kota Samarinda.
Meskipun dana bantuan belum cair, pemerintah pusat dikabarkan telah memfasilitasi pembangunan gedung untuk koperasi tersebut. Namun, gedung yang baru dalam proses pembangunan ini, sehingga belum bisa digunakan secara maksimal untuk aktivitas usaha.
Irwansyah mengungkapkan Saat ini, struktur Koperasi Merah Putih baru sebatas pengawas dan pengurus yang dibentuk melalui hasil rapat bersama para Ketua RT dan tokoh masyarakat di Kelurahan Sei Kapih. Koperasi ini juga tercatat belum memiliki anggota resmi dari masyarakat umum.
“Anggota kita baru pengawas sama pengurus saja. Kemarin mau sosialisasi ke masyarakat, tapi kita bingung apa yang mau dijalankan karena usahanya belum ada,” ungkap Irwansyah.
Menurutnya, terdapat banyak potensi usaha yang bisa dikelola oleh koperasi untuk meningkatkan ekonomi kelurahan, di antaranya penyaluran atau agen LPG 3 kg, penyaluran sembako (beras, telur, dan minyak goreng), pengelolaan pengangkutan sampah pasar dan masyarakat.
Pihak pengurus menjelaskan bahwa untuk memulai usaha tersebut, mereka membutuhkan modal awal dan sekretariat yang representatif. Saat ini, iuran yang terkumpul baru berasal dari internal pengurus dengan besaran iuran wajib Rp10.000 dan iuran pokok Rp100.000.
Tantangan “Mindset” Masyarakat Selain kendala dana, pengurus juga mengkhawatirkan persepsi masyarakat terhadap isu dana Rp3 miliar. Mereka khawatir warga bergabung hanya karena berharap bisa meminjam uang dari dana bantuan tersebut, bukan untuk berkoperasi dengan benar.
“Mindset anggota itu banyak yang mikir kalau ada dana 3 miliar, mereka mau pinjam, enggak mau menyimpan. Nah, itu yang harus kita ubah,” pungkasnya.(mn)
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



