Andi harun : pasar ramadan salah satu penggerak ekonomi daerah

0 504

Kaltimpedia.com, SAMARINDA – Kegiatan Pasar Ramadan 1443 Hijriah resmi dibuka oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun. Pasar Wisata Ramadan tahun ini bertempat di halaman Gor Segiri, Jalan Kesuma Bangsa.

Lokasi tersebut terlihat ramai pengunjung menjelang warga Samarinda menyiapkan menu buka puasa. Berbagai jenis makanan khas Samarinda disediakan di sejumlah stand, termasuk jenis takjil untuk berbuka puasa.

Setiap pengunjung yang datang ke pasar tersebut diwajibkan untuk menerapkan protokol Covid-19 secara ketat. Di pintu masuk juga terpasang scan barcode yang dapat terhubung ke aplikasi PeduliLindungi.

“Kita melakukan secara pararel antara penanggulangan dibidang kesehatan untuk covid-19, dan pemulihan ekonomi disaat penuntasan pandemi covid,” ucap Andi Harun pada media, Selasa (5/4/2022).

Selain itu, dalam transaksi jual beli juga ditemukan beberapa lapak yang menerapkan sistem transaksi secara elektronik (e-money), termasuk pembayaran parkir kendaraan.

“Kita upayakan pasar Ramadan tahun ini harus berbeda dengan tahun sebelumnya, fasilitas tenda lebih nyaman, pengaturan lapak lebih rapi serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” kata Andi Harun.

Andi menyampaikan, bahwa salah satu alat penggerak ekonomi di bulan suci Ramadan ialah dengan membuka pasar Ramadan, yang sebagaimana dipastikan pada tahun-tahun sebelumnya selalu menjadi penggerak ekonomi yang efisien di Samarinda.

“Sebagai penggerak ekonomi, kita pernah mencapai angka Rp 16 miliyar dalam sepekan. Saya optimis pasar Ramadan kali ini walaupun kita ditengah masa Covid-19 tapi dalam 2 hari ini sangat mengesankan, bahwa ekonomi di kota Samarinda berjalan tapi tidak menutup kepatuhan kita pada protokol kesehatan, itu kita harapkan berjalan beriringan,” jelasnya.

Pasar Ramadan yang saat ini bernama Samarinda Wisata Ramadan 1443 Hijriah, Andi Harun merincikan estimasi sementara pendapatan dari pasar Ramadan.

“Kalau hitung kita sementara estimasinya paling kurang dalam sehari itu antara Rp 1 Miliyar sampai Rp 1,5 Miliyar, dari banyaknya jenis kegiatan yang saling berinteraksi didalamnya baik dari sisi kuliner, fashion, maupun dari sisi entertainment Ramadan. Begitu pula dengan kerjasama-kerjasama sponsorship,” jelasnya lagi.

Walikota Samarinda, Andi Harun

Wali Kota juga mengimbau seluruh pedagang di Pasar Ramadan tersebut agar menggunakan busana muslimah, baik perempuan maupun laki-laki yang berjualan.

Menurutnya, dengan menerapkan busana muslimah maka pelaksanaan Pasar Ramadan tidak saja untuk menggerakkan roda perekonomian, tapi juga syariat Islam di bulan suci Ramadan ini.

“Kita ingin agar penjualnya yang laki-laki menggunakan busana muslim demikian pula yang ibu-ibu. Sehingga kita mendapatkan manfaat ganda, selain menggerakkan ekonomi tapi kita juga berhasil menyebarkan dan menegakkan syariat Islam di bulan suci yang penuh Mubarak ini,” terangnya.

Setelah membuka secara resmi aktivitas pasar tersebut, selanjutnya Andi Harun bersama rombongan melakukan peninjauan langsung di setiap lapak penjual. Sekaligus, memastikan penerapan prokes dan sistem pembayaran elektronik.

“Saya bersyukur Alhamdulillah hari ini pengunjung sudah mulai terurai penggunaan aplikasi PeduliLindungi walaupun belum 100 persen. Tetapi sudah ada kesadaran yang cukup tinggi dan bagi pedagang juga sudah mulai familiar menggunakan sistem pembayaran non-tunai. Kita harus memulai agar Samarinda lebih cepat beradaptasi dengan mengaplikasikan teknologi informasi dalam bidang transaksi perdagangan,” ujanya.

Penulis Rahmadani

Editor Yuliawan

Leave a comment