Anggaran Perubahan Pengaruhi Serapan, Pemprov Kaltim Targetkan Lonjakan di Akhir Tahun
Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mengejar target realisasi pembangunan hingga akhir tahun. Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Kaltim, Irhamsyah, menyampaikan bahwa hingga memasuki triwulan keempat, progres realisasi masih berada di kisaran 67 – 68 persen, atau berada di bawah capaian pada periode yang sama tahun 2024 yang mencapai sekitar 74 persen.
Meski demikian, Irhamsyah menegaskan bahwa sejumlah sektor strategis tetap berjalan sesuai rencana.
“Yang jelas sektor infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan masih berjalan. Sektor-sektor mandatori juga tetap kita kawal,” ujarnya (22/11/2025).
Ia menyadari deviasi realisasi tahun ini dipengaruhi berbagai faktor, termasuk masa transisi pemerintahan dan proses efisiensi anggaran yang terjadi beberapa kali. Namun pihaknya tetap memandang optimis peluang mencapai angka yang mendekati capaian tahun lalu.
“Optimis, kita tetap harus optimis. Prognosis terus kita hitung, berjalan. Namun angka pastinya tetap menunggu kondisi hingga Desember. Di bulan itulah kami bisa memprediksi secara pasti,” jelas Irhamsyah.
Selain itu, masuknya anggaran perubahan turut menjadi variabel yang memengaruhi kecepatan realisasi. Beberapa kegiatan OPD mengalami pergeseran karena harus menyesuaikan pos anggaran pada perubahan, sehingga pembayaran kegiatan juga bergeser ke akhir tahun.
“Anggaran perubahan sudah mulai diproses. Ada kegiatan yang bergeser, dan itu tentu berpengaruh pada realisasi. Dampaknya, pola seperti ini kerap membuat kita menghadapi SILPA di akhir tahun,” ujarnya.
Ketika ditanya mengenai solusi untuk mengurangi SILPA, Irhamsyah menilai percepatan tahapan perubahan anggaran menjadi kunci. Ia berharap mulai 2026, penjadwalan anggaran perubahan dapat benar-benar dipadatkan agar pembahasan bisa dimulai lebih awal.
“Jika bisa, pembahasan perubahan dilakukan sejak triwulan kedua. Dengan begitu OPD punya ruang lebih panjang untuk merealisasikan kegiatannya,” tambahnya.
Ia memastikan Biro Administrasi Pembangunan terus memantau progres tiap OPD agar target akhir tahun 2025 dapat dicapai semaksimal mungkin.(ct/ADV/Diskominfo)
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



