Ardiansyah Sulaiman Buka Bupati Cup Tenis Lapangan, Jadi Ajang “Coaching” Gratis bagi Atlet
Kaltimpedia, Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur kembali menyelenggarakan turnamen tenis lapangan dalam rangka memperebutkan Piala Bupati atau Bupati Cup tahun 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin tahunan yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir untuk membina bakat-bakat olahraga di daerah. Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, secara resmi membuka kejuaraan ini yang diikuti oleh berbagai kelompok usia dan kategori kemampuan.
Turnamen tahun ini terasa spesial karena mencakup sebelas cabang olahraga (cabor) yang dikemas dalam rangkaian Piala Bupati, dengan tenis lapangan sebagai salah satu unggulannya.
Penyelenggaraan ini tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi wadah bagi para atlet lokal untuk menguji kemampuan mereka melawan pemain dari luar daerah. Bupati berharap ajang ini dapat memacu semangat sportivitas dan profesionalisme di kalangan pemuda Kutai Timur.
”Turnamen itu semacam coaching yang gratis bagi para atlet, karena dia pasti akan melihat permainan orang lain terutama mereka-mereka yang memiliki prestasi-prestasi yang bagus,” ujar Ardiansyah.
Lebih lanjut, kejuaraan ini bersifat terbuka (open), sehingga memungkinkan partisipasi dari pemain profesional. Kehadiran pemain berpengalaman ini sengaja dirancang agar atlet lokal bisa belajar secara langsung mengenai strategi dan mentalitas bertanding di lapangan.
Hal ini dianggap sebagai metode pembelajaran yang efektif dan efisien tanpa harus mengeluarkan biaya pelatihan yang mahal.
Pemerintah Kabupaten juga terus berupaya agar setiap cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Bupati Cup bisa masuk ke dalam kalender kegiatan nasional.
Hingga saat ini, beberapa cabor seperti panjat tebing dan bulu tangkis sudah mulai mendapatkan pengakuan di tingkat nasional. Upaya sinkronisasi jadwal dengan agenda nasional ini diharapkan dapat menarik minat lebih banyak atlet berprestasi untuk datang ke Kutai Timur.
”Sudah masuk (kalender nasional), alhamdulillah, sebagaimana beberapa cabor lain seperti panjat tebing juga itu menjadi seri nasional, seri kedua, dan bulu tangkis kemarin rencananya sirkuit nasional,” tambahnya.
Selain aspek prestasi, Bupati menekankan pentingnya pembinaan sejak dini melalui pembagian enam kategori lomba yang komprehensif.
Mulai dari kelompok umur junior hingga veteran, semua mendapatkan porsi yang sama untuk berkompetisi. Hal ini membuktikan konsistensi pemerintah daerah dalam menjaga regenerasi atlet tenis lapangan agar tidak terputus di masa depan.
Ia juga memiliki harapan agar turnamen ini menjadi momentum bagi tumbuh kembangnya atlet-atlet baru yang mampu membawa nama harum Kutai Timur di kancah yang lebih luas.
Melalui kompetisi yang rutin dan berkualitas, visi daerah untuk mencetak manusia yang unggul di bidang olahraga dapat segera terwujud. Ia berpesan agar seluruh peserta menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung.
”Mudah-mudahan ini tujuan kita bisa tercapai nantinya untuk tumbuhnya atlet-atlet yang prestasi ke depan,” pungkasnya. (Adv)
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



