Kaltimpedia
Beranda Kalimantan Timur BRIDA Kaltim Perluas Ekosistem Riset, Gandeng Perguruan Tinggi hingga Perusahaan Tambang

BRIDA Kaltim Perluas Ekosistem Riset, Gandeng Perguruan Tinggi hingga Perusahaan Tambang

Ilustrasi lingkup riset R&D.(ist)

Samarinda – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Timur terus memperluas ekosistem riset di daerah. Tidak hanya menggandeng perguruan tinggi maupun BRIN, sejak tahun lalu BRIDA juga mulai bekerja sama dengan para periset dari berbagai perusahaan, terutama yang memiliki divisi Research and Development (R&D).

“Kemitraan kami tidak hanya dengan perguruan tinggi atau BRIN. Sejak tahun lalu, kami juga menggandeng periset di perusahaan-perusahaan. Banyak perusahaan memiliki divisi R&D, peneliti, bahkan laboratorium,” ujar Kepala BRIDA Kaltim, Fitriansyah (26/11/2025).

Ia mencontohkan perusahaan tambang yang memiliki fasilitas laboratorium dan tenaga laboran. Melalui kolaborasi tersebut, BRIDA melakukan riset bersama, termasuk kajian sosial terkait pelaksanaan program CSR perusahaan. Menurutnya, ekosistem riset akan semakin kuat apabila seluruh pihak turut terlibat.

“Jadi ekosistem riset melibatkan banyak pihak. Jika perusahaan punya inovasi, kami siap menggandeng mereka,” tegasnya.

Fitriansyah menjelaskan, fokus riset BRIDA sangat luas karena ditujukan untuk mendukung pembangunan daerah. Ada dua tujuan utama, menyelesaikan permasalahan pembangunan dan mengembangkan potensi unggulan daerah yang belum digarap maksimal. Jika ada potensi yang dinilai strategis, BRIDA akan memprioritaskan penelitian bersama mitra akademik maupun perusahaan pemilik R&D.

Salah satu contoh riset terbaru datang dari perusahaan Kideco mengenai kacang Sacha Inchi, komoditas yang kaya omega 3, 6, dan 9. Riset ini juga sejalan dengan arahan Dewan Energi Nasional untuk mengkaji potensi tanaman tersebut sebagai sumber biofuel.

“Contohnya, kemarin dari Kideco ada riset kacang Sacha Inchi. Di Jawa Barat sudah ditemukan bahwa kacang itu bisa dijadikan biodiesel. Untuk superfood-nya sudah berjalan, sementara biodiesel masih tahap awal riset,” jelasnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, BRIDA berharap dapat memperkuat inovasi lokal dan membuka peluang pengembangan energi alternatif di Kaltim.(ct/ADV/Diskominfo)

Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya

Gabung Sekarang
Komentar
Bagikan:

Iklan