Kaltimpedia
Beranda kukar Detik-Detik Karamnya Feri Fatimah 2 di Sungai Mahakam: Hanyut 100 Meter hingga Truk dan Pikap Ayam Ikut Tenggelam

Detik-Detik Karamnya Feri Fatimah 2 di Sungai Mahakam: Hanyut 100 Meter hingga Truk dan Pikap Ayam Ikut Tenggelam

KUTAI KARTANEGARA – Sore yang tenang di penyeberangan Sirbaya, Kecamatan Sebulu, mendadak berubah menjadi kepanikan. Sebuah video amatir yang merekam detik-detik tenggelamnya kapal feri tradisional Fatimah 2 mendadak viral, memperlihatkan kapal berkelir biru dan hijau itu perlahan ditelan derasnya arus Sungai Mahakam, Selasa (24/2/2026).

Insiden yang terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) ini bermula saat kapal tengah berada di tengah sungai. Tanpa diduga, air mulai merembes dan memenuhi badan kapal, membuat posisinya miring dan tak stabil.

Kepala Desa Sebulu Modern, Jumadil, menceritakan bahwa situasi darurat tersebut sebenarnya sempat mendapat respons cepat dari kapal lain. Dua kapal feri yang berada di sekitar lokasi langsung mendekat, mencoba memberikan bantuan dengan cara menggandeng Fatimah 2 di sisi kiri dan kanan.

“Tetapi tidak berhasil karena air terus masuk,” ujar Jumadil saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Selasa petang.

Kapal diduga mengangkut beban yang cukup berat, sehingga ketika air mulai menggenangi lambung, daya apung kapal hilang dengan cepat. Arus sungai yang sedang deras kian memperburuk keadaan, membuat nakhoda tak punya pilihan selain membiarkan kapal hanyut demi mencari titik tepi yang aman.

Alih-alih mencapai dermaga tujuan, kapal Fatimah 2 justru terbawa arus sejauh lebih dari 100 meter dari pelabuhan asal. Kapal akhirnya diarahkan menuju pinggiran sungai di bagian hilir, tepatnya di sekitar lokasi pembangunan jembatan dekat area pemakaman.

“Akhirnya diarahkan ke tepi sungai supaya tidak tenggelam di tengah,” jelas Jumadil.

Meski berhasil menepi, bobot air yang memenuhi badan kapal tak terbendung lagi. Kapal pun karam bersama seluruh muatannya. Berdasarkan data di lapangan, terdapat tiga unit kendaraan yang ikut tenggelam ke dasar Mahakam, yakni satu unit truk tanpa muatan, satu unit mobil pikap bermuatan ayam, serta satu unit mobil pikap boks berisi sembako.

Evakuasi Terkendala Tali Putus
Hingga Selasa malam, suasana di lokasi kejadian masih tampak sibuk. Alat berat milik perusahaan setempat telah dikerahkan untuk membantu proses evakuasi beban dari dalam air. Namun, upaya tersebut tidak berjalan mulus. Petugas di lapangan dilaporkan menghadapi kendala teknis karena tali penarik yang digunakan berulang kali putus saat mencoba mengangkat bangkai kendaraan.

Hingga saat ini, pihak desa belum mengantongi identitas rinci para pemilik kendaraan yang karam tersebut. “Kami belum bisa memastikan apakah pemiliknya warga setempat atau orang luar daerah,” tambah Jumadil.

Kendati kerugian materiil ditaksir mencapai angka yang signifikan akibat tenggelamnya kendaraan dan muatannya, setitik rasa syukur tetap menyelimuti kejadian ini. Pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden karamnya Feri Fatimah 2 tersebut.(jb/mn)

Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya

Gabung Sekarang
Komentar
Bagikan:

Iklan