Disdukcapil Kutim Terapkan Inovasi Buku Tamu Barcode dan Disiplin Ketat Pegawai
Pelayanan adminduk di Kantor Disdukcapil Kutim
Kaltimpedia, Kutai Timur – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kutai Timur terus melakukan transformasi besar dalam sistem pelayanan publiknya. Salah satu langkah terbaru yang diambil adalah digitalisasi sistem administrasi kunjungan guna mempermudah masyarakat sekaligus menertibkan data tamu.
Kepala Disdukcapil Kutim, Jumeah, menjelaskan bahwa inovasi ini lahir dari inisiatif stafnya yang ingin menggantikan sistem pencatatan manual. Transformasi ini membuat kantor Disdukcapil yang dulunya sangat ramai dan tidak teratur, kini menjadi jauh lebih tertib dan profesional layaknya institusi modern.
”Terus yang lebih canggih lagi kemarin anak buah saya kasih reward. Kenapa? Dia punya ide, jadi kalau ada tamu ndak perlu pakai catat-catat, pakai saja HP-nya, daftar lewat buku tamu online,” ujarnya.
Selain inovasi digital, Jumeah juga sangat menekankan pada aspek kedisiplinan sumber daya manusia di lingkungan kantornya. Ia menyadari bahwa teknologi yang canggih tidak akan maksimal tanpa didukung oleh petugas yang siap melayani tepat waktu setiap harinya.
Penerapan sistem apresiasi dan sanksi (reward and punishment) menjadi kunci utama dalam menjaga integritas pegawai. Hal ini dilakukan agar seluruh loket pelayanan sudah siap beroperasi sejak pagi hari demi kenyamanan masyarakat yang datang dari jauh.
”Saya itu ada namanya reward dan punishment. Jadi yang sampai apel tiga kali dalam satu bulan ndak ikut apel, wah kasih punishment. Supaya apa? Supaya tertib. Kenapa? Kami pelayanan kan jam 08.00, nah harus tertib gitu loh.”
Jumeah juga membandingkan kondisi kantor saat ini dengan masa lalu, di mana kerumunan warga di kantor Capil seringkali terlihat semrawut seperti pasar. Sekarang, dengan sistem antrean yang lebih teratur, suasana kantor menjadi jauh lebih nyaman bagi pengunjung.
Pimpinan Disdukcapil ini menegaskan bahwa dirinya lebih memilih membiarkan masyarakat yang menilai kualitas layanan mereka secara langsung di lapangan. Ia berkomitmen untuk terus menjaga standar tinggi ini demi mempertahankan citra positif yang telah dibangun.
”Saya jarang-jarang sih bikin statement apa itu pelayanan, biarkan aja masyarakat yang menilai,” pungkasnya. (ADV)
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



