Dorong Ekonomi Daerah, DPRD Kaltim Desak Percepatan Ranperda BUMD KEK Maloy
Kaltimpedia.com, Samarinda – Langkah strategis untuk memperkuat perekonomian daerah kembali ditegaskan dalam Rapat Paripurna ke-17 DPRD Kalimantan Timur yang digelar di Gedung Utama B DPRD Kaltim, Rabu (11/6/2025). Salah satu sorotan utama datang dari Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Gubernur 2024, Agus Suwandy, yang menekankan pentingnya percepatan pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mendukung operasional Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kaltim (KEK MBTK).
Agus menyebut, pembentukan BUMD KEK MBTK harus segera dituangkan dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang penyusunannya melibatkan sejumlah pihak terkait.
“Gubernur perlu menggerakkan Biro Perekonomian, Biro Hukum, Dinas Perindustrian, dan PT Kaltim Melati Bhakti Satya (Perseroda) agar Ranperda pendirian BUMD ini bisa segera difinalkan dan diajukan,” ujar Agus dalam rapat.
Pansus melihat pembentukan BUMD tersebut sebagai langkah krusial untuk mendorong geliat investasi dan membuka lapangan kerja baru di wilayah pesisir Kalimantan Timur.
Tak hanya itu, perhatian juga diberikan pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Agus menekankan pentingnya optimalisasi Gedung Galeri UKM di Balikpapan yang hingga kini belum dimanfaatkan secara maksimal.
“Pemerintah harus memastikan rencana pemanfaatannya tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga tidak membebani anggaran daerah. Ini perlu menjadi fokus Dinas Perindagkop dan UMKM,” jelasnya.
Dalam rapat tersebut, Pansus juga mendorong Pemprov Kaltim untuk lebih agresif memperjuangkan porsi Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat. Agus menyarankan agar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kembali mengajukan revisi regulasi terkait DBH, khususnya yang berkaitan dengan penggunaan kawasan hutan, denda administrasi, dan penjualan hasil tambang.
“Ini penting agar Kaltim mendapatkan bagian yang lebih adil dan dapat mengalokasikan anggaran untuk memitigasi dampak negatif dari aktivitas kehutanan dan pertambangan, terutama di daerah penghasil,” tegas Agus.
Dengan sejumlah rekomendasi ini, DPRD berharap kinerja ekonomi daerah tidak hanya tumbuh, tetapi juga lebih inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kaltim.
(DPRDKaltim/Adv/AH).
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



