DPRD Kaltim Dorong RSI Samarinda Bangkit, Sengketa Aset Resmi Berakhir
Kaltimpedia.com, Samarinda – Setelah bertahun-tahun terkatung dalam ketidakjelasan, Rumah Sakit Islam (RSI) di kawasan Jalan Gurami, Samarinda, akhirnya bersinar harapan untuk kembali beroperasi. Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, disebut siap menghidupkan kembali rumah sakit yang pernah menjadi andalan masyarakat ini, bahkan dengan campur tangan langsung jika dibutuhkan.
Kabar ini disampaikan oleh Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin. Ia mengungkapkan bahwa Gubernur Rudy telah memberi instruksi kepada timnya untuk menjalin komunikasi intensif dengan Yayasan Rumah Sakit Islam (Yasri), selaku pengelola RSI.
“Beliau sangat serius. Saat ini proses koordinasi sedang berlangsung, dan bahkan aspek hukum sedang ditelusuri agar operasional RSI bisa segera dimulai kembali,” ujar Fuad.
Penutupan RSI sebelumnya dipicu konflik berkepanjangan antara Yasri dan Pemerintah Provinsi Kaltim. Perselisihan muncul usai diterbitkannya SK Gubernur pada 2016 yang menetapkan peralihan pengelolaan RSI ke RSUD AW Sjahranie. Sementara itu, Yasri menilai langkah tersebut cacat hukum karena belum disertai Surat Perjanjian Kerja Bersama (SPKB) yang sah.
Fuad menegaskan bahwa kini konflik tersebut telah berakhir, membuka jalan bagi RSI untuk kembali hadir sebagai layanan kesehatan umat. Bahkan, jika nantinya terjadi hambatan dari sisi anggaran pemerintah, Gubernur Rudy disebut bersedia menggunakan dana pribadi guna mempercepat reaktivasi rumah sakit tersebut.
“Ini soal kepedulian. RSI dulu sangat diminati masyarakat. Sudah waktunya bangkit. Masa RS swasta lain bisa berkembang, RSI tidak?” tegasnya.
(DPRDKaltim/Adv).
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



