Edi-Rendi Percaya Diri Bertarung di Pilkada Kukar 2024, Siapkan Rencana Strategis

0 1,801

Kaltimpedia.com, Tenggarong – Ketua DPC PDI Perjuangan Kutai Kartanegara, Edi Damansyah merespons positif perintah DPP PDI Perjuangan untuk segera bersiap menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Pada Selasa (2/7/2024), PDI Perjuangan di Kabupaten Kutai Kartanegara tengah gencar-gencarnya melakukan evaluasi politik dan perombakan struktur partai, dari tingkat DPC hingga anak ranting.

Seluruh wilayah, termasuk Kutai Kartanegara, kata Edi Damansyah, telah diperintahkan oleh DPP PDI Perjuangan untuk segera menyiapkan berbagai rencana strategis guna merebut kemenangan telak pada Pilkada serentak tahun 2024.

Menurutnya, langkah ini diambil untuk memastikan kemenangan partai dalam kontestasi politik yang akan datang. Maka itu, data-data yang ada di lapangan saat Pemilu tanggal 14 Februari 2024 segera dievaluasi.

Dengan begitu, pihaknya dapat memahami sudah sejauh mana persiapan yang telah dilakukan PDI Perjuangan. Dan, area atau wilayah mana yang perlu diperbaiki.

“Kita evaluasi dulu pelaksanaan pemilu dan pileg tanggal 14 Februari yang lalu, dari data-data yang ada di lapangan, kita mengetahui bagaimana persiapannya. Jadi intinya kita melakukan konsolidasi internal partai,” ujar Edi Damansyah.

Sebagai petahana yang akan bertarung lagi bersama Rendi Solihin, Bupati Edi Damansyah dengan pedenya mengaku bahwa DPP PDI Perjuangan telah memberikan tugas agar keduanya kembali mengikuti Pilkada di Kutai Kartanegara.

“Banyak hal yang ditugaskan DPP, kita diminta untuk mengkonsolidasi dan berkomunikasi politik dengan partai-partai yang ada. Terutama kemungkinan agar dapat bekerja sama hingga berkoalisi,” terangnya.

Pada Pilkada 2024 ini, penugasan dari DPP PDI Perjuangan menyatakan Edi Damansyah bersama Rendi Solihin akan maju kembali dan diharapkan dapat memenangkan kontestasi pilkada seperti di priode sebelumnya.

“Kita optimis maju lagi di Pilkada 2024. Kan undang-undang dan aturannya jelas. Saya juga ingin berterima kasih pada sebagian besar masyarakat karena masih memberi dukungan untuk kami,” tuturnya.

Menanggapi banyak rival-rival yang mau bertarung dengan petahana, Edi Damansyah mengira bahwa hal tersebut sangat bagus sekali. Karena ini adalah bagian dari indikator berkembangnya demokrasi di Kutai Kartanegara.

“Cuma saran saya secara objektif, mari kita adu gagasan, adu konsep,” tegasnya.

Menanggapi, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotan DPD PDI Perjuangan Kaltim Martin Apuy menegaskan bahwa sampai saat ini partai berlambang kepala banteng hitam moncong putih itu masih tetap mendukung petahana.

“Keputusan MK memang masih dalam proses. Edi Damansyah dan Rendi Solihin tetap menjadi calon yang diusung PDI Perjuangan. Kita yakin Pak Edi Damansyah masih bisa maju,” jelasnya.

Meski kontestasi politik di Kutai Kartanegara terkenal cukup sengit, banyak petarung yang ingin melawan Edi Damansyah dan Rendi Solihin. Martin Apuy menuturkan bahwa PDI Perjuangan adalah partai yang siap untuk ikut dalam kompetisi Pilkada 2024.

“Nggak apa-apa, pertarungan itu kan biasa dalam kontestasi politik, bagus aja. Artinya, lebih banyak orang memikirkan bagaimana Kutai Kartanegara ini lebih baik lagi ke depannya,” tutupnya.

Leave a comment