Kaltimpedia
Beranda Samarinda Gelar Peringatan Hari Anak, Sehari Dinsos Kaltim Bergembira Bersama 100 Anak Panti Asuhan di Taman Salma Shofa

Gelar Peringatan Hari Anak, Sehari Dinsos Kaltim Bergembira Bersama 100 Anak Panti Asuhan di Taman Salma Shofa

Bergembira bersama anak-anak binaan LKSA.

SAMARINDA – Kegembiraan terpancar dari 100 anak panti asuhan yang tersebar di Kota Samarinda berkumpul bersama di Taman Salma Shofa Mugirejo Samarinda. Mereka diberi kesempatan untuk berwisata dan berceria bermain bersama dengan berbagai permainan yang disuguhkan para mentor dari Pekerja Sosial, dan juga menikmati berbagai fasilitas wisata yang ada di Taman Salma Shofa Mugirejo, seperti Kolam Renang.

Mereka dari 10 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) mitra Dinas Sosial yaitu LKSA Al-Maun, Aisyiyah Al Walidaturahmah, Qolbu Salim, Aisyiyah Siti Khotijah, Khoirul Amal, Asih Manuntung, Nurul Haq, Ruhama, Yatama, dan LKSA PA Istiqomah Muhamadiyah.

Permainan menjerat Snack dengan tali.

Herman, Koordinasi Acara hari anak tahun 2025 Dinas Sosial Provinsi Kaltim mengungkapkan acara ini sengaja mengundang mitra LKSA yang diselenggarakan oleh masyarakat, “Kami undang satu LKSA hanya 10 anak, dengan pendamping 1. Jadi yang ada ini hanya 10 LKSA dibawa binaan Dinas Sosial Kota Samarinda dalam rangka peringatan hari anak tahun 2025 tingkat Provinsi Kaltim,” jelasnya jelasnya saat ditemui di Taman Salma Shofa Samarinda, Sabtu (26/7/2025)

Untuk kota Samarinda sendiri jumlah LKSA ada 34 Lembaga, dengan jumlah anak asuh mencapai ribuan anak. “Tidak mungkin kami undang semua, hanya LKSA yang dipilih saja yang di undang,” jelas Herman yang sehari-hari berkantor di Dinas Sosial Provinsi Kaltim.

Banyak permainan disuguhkan, antara lain permainan melatih kerjasama tim dengan meniup gelas yang ada dikaitkan tali yang terbentang, sekali tiap secara bergantian hingga mencapai finish di ujung tali yang dibentang.

Pekerja sosial Bergembira bersama anak-anak binaan LKSA.

Katherine koordinasi Peksos (Pekerja Sosial) Dinsos Kaltim menyampaikan permainan yang disuguhkan ke anak antara lain mengeluarkan bola-bola dari keranjang menggunakan tangkai balon. “Permainan ini Melatih kesabaran, melatih kerjasama, dan melatih fokus untuk mencapai tujuan tim.” jelas Katherine.

Ginting salah satu Peksos yang memandu Permainan estafet balok. “Permainan ini untuk melatih fokus, kelincahan dan keseimbangan tim dalam mencapai tujuan bersama.” jelas Ginting yang juga Pekerja Sosial Dinsos Kaltim ini.

Kadis Sosial Kaltim Andi Muhammad Ishak saat berinteraksi dan memberikan petuah ke anak-anak asuh LKSA yang hadir.

Syawal (8) dari LKSA Yatama merasa senang dan bergembira. “Tadi dari panti di Gang Ahim naik taksi biru, ke sini bersama 9 kawan lainnya didampingi satu pengasuh. Seru permainannya, melatih fokus untuk menyelesaikan permainan.” ucap Syawal yang berasal dari Muara Badak Ilir.

Aca (6) dari LKSA Qalbun Salim juga merasa bahagia. “Senang om, main balon lempar dimasukkan ke dalam plastik,” ucapnya dengan muka yang memerah karena terkena panas sinar matahari.

Sementara itu saat pembukaan acara memperingati hari anak dengan tema anak sehat, Indonesia Kuat, menuju Indonesia Emas 2045, Kepala Dinas Provinsi Kalimantan Timur, Drs. Andi Muhammad Ishak, Apt, M.Si, menyemangati anak-anak panti untuk selalu tekun belajar dan jangan dilupakan selalu berdoa.

Aca (6) dari panti Qalbu Salim.

“Belajarlah yang rajin, jangan sia-siakan kesempatan, karena anak-anak yang akan mengisi kepemimpinan ke depan. Manfaatkan program Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan wakil gubernur Kaltim Seno Aji yaitu program gratispoll dan Josspoll dengan maksimal belajar,” pesan Andi Muhammad.

Hari ini, lanjut Andi, kami hanya bisa memberikan motivasi sedikit, kalian menjadi anak hebat bukan tergantung dari pengasuh, bukan dari guru tapi tergantung dari diri kalian sendiri. Karena semua sudah difasilitasi, jangan sampai menyia-nyiakan dan menyalahgunakan fasilitas yang telah disiapkan.

“Apakah berani menjadi anak hebat,” ucap Andi dengan lantang, dijawab dengan serempak oleh anak-anak panti yang hadir “Siap”

Andi juga mengingat akan bahaya penggunaan Handphone (gadget) yang tidak terkontrol. “Kalian saat ini apakah sudah pada punya hp,” tanya Andi.

Dengan serempak menjawab “sudah”.

“Anak-anakku, kalian pegang hp artinya peluang terpapar darj radiasi HP sangat besar. Karena hp itu punya dua sisi bagaikan mata pisau, sekarang tinggal kita maunya memanfaatkan itu untuk kebaikan atau keburukan. Gunakanlah fasilitas HP yang ada untuk menambah ilmu, bukan untuk bermain games yang tidak bermanfaat dan membuang waktu,” jelasnya.

Andi juga mengingatkan kepada anak-anak panti yang hadir agar tidak mengesampingkan doa. “Sekuat-kuatnya usaha kita semua hasilnya ditentukan Yang Maha Kuasa. Bagi yang muslim rajin sholat, menjalankan ibadah, bagi yang non muslim beribadah sesuai dengan keyakinan. Jangan pernah tinggalkan sholat, berdoalah disetiap saat terutama selesai sholat,” pungkas Andi Muhammad.(mn)

Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya

Gabung Sekarang
Komentar
Bagikan:

Iklan