Inovasi Disdukcapil Kutim Tampikan Data Blangko di Kantor Camat
Kepala Disdukcapil Kutim, Jumeah
Kaltimpedia, Kutai Timur – Pemerintah tingkat kecamatan kini menghadirkan inovasi baru dalam transparansi pelayanan publik. Warga yang berkunjung kini dapat melihat langsung sisa ketersediaan blangko dokumen kependudukan melalui layar videotron yang dipasang di area pelayanan.
Langkah ini diambil untuk memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai ketersediaan stok dokumen setiap bulannya.Pembaruan data dilakukan secara rutin setiap bulan untuk mencakup seluruh wilayah desa di bawah naungan kecamatan tersebut.
Tampilan data ini tidak hanya tersedia di dalam ruangan tunggu, tetapi juga dapat diakses melalui layar besar di area luar kantor. Hal ini memungkinkan warga memantau informasi tanpa harus masuk ke dalam gedung.
“Setiap bulan ditampilkan itu, kecamatan ini blangko sisa berapa, kecamatan ini, ada itu, kan ada TV yang di depan itu,” ujar Kepala Disdukcapil Kutim, Jumeah.
Uniknya, tampilan layar sengaja dibuat dalam format vertikal atau “miring” untuk menyesuaikan tren konten media sosial masa kini. Keputusan ini diambil agar informasi terlihat lebih modern dan menarik bagi generasi muda yang terbiasa dengan format layar ponsel. Pihak kecamatan berupaya mengikuti perkembangan zaman melalui modifikasi visual sederhana namun berdampak.
Visualisasi ini juga mencakup konten edukasi terkait kewaspadaan terhadap penipuan identitas digital. Dengan adanya konten tersebut, warga tidak hanya mendapatkan data stok, tetapi juga pengetahuan tentang keamanan data pribadi.
Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap efisiensi birokrasi di tingkat kecamatan.
“Posisi miring memang sengaja begitu karena memang dibuat seperti itu, banyak tampilan-tampilan TikTok yang berdiri,” jelasnya.
Selain data blangko, layar tersebut juga menginformasikan program-program terbaru yang sedang dijalankan oleh pemerintah daerah.
Warga menyambut baik langkah ini karena mereka merasa lebih dihargai dengan keterbukaan informasi yang diberikan.
Transparansi stok blangko menjadi poin krusial untuk menghindari spekulasi negatif dari pemohon dokumen.Meskipun terdapat berbagai tantangan anggaran, pihak kecamatan tetap berkomitmen menjaga agar inovasi ini terus berjalan.
Ke depannya, diharapkan sistem ini dapat terintegrasi dengan data real-time yang lebih akurat dan menyeluruh. Upaya kecil seperti ini dianggap sebagai batu loncatan menuju pelayanan publik yang lebih responsif dan informatif.
“Yang penting kan sudah ada inovasi, kan ada perubahan, gitu loh,” pungkas Jumeah. (ADV)
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



