Jalan Pendekat Desa Liang Buaya- Kupang Tahap Survei

0 1,875

Kaltimpedia.com, Akses penghubung jalan antar desa di Kecamatan Muara Kaman mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).  Jalan dua desa ini biasanya harus dilalui masyarakat dengan menggunakan long boat atau perahu panjang sejauh 56 Kilometer (Km).

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kukar, Restu Irawan menjelaskan pihaknya sudah melaksanakan survei bersama stakeholder terkait dalam rangka menentukan akses jalur darat yang akan dibuka.

“Survei ini untuk menentukan jalur yang akan dibuka menjadi jalan. Sebagian ada yang masuk cagar alam. Sehingga nanti akan diajukan pinjam pakai kawasan tersebut untuk jalan,” ungkap Restu pada Kamis (21/10/2021).

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat yakni Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam, Bagian Pembangunan dan perusahaan sawit. Survei ini merupakan langkah awal dalam memetakan jalur darat yang aman dilalui serta tidak mengganggu cagar alam yang ada. 

Diketahui, wilayah ini berada di kawasan Cagar Alam Muara Kaman-Sedulang. Tentu pengajuan pinjam pakai akan dilakukan dengan pemerintah pusat. Restu menuturkan,  pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan nanti tidak banyak mengubah rona alam yang ada.

Selama ini, waktu tempuh perjalanan melalui jalur sungai bisa lima jam lamanya. Bahkan dari Desa Kupang Baru menuju Kecamatan Muara Kaman saja, masyarakat harus mengeluarkan biaya tak sedikit yakni bisa sekitar Rp.1,5 juta. 

“Dengan akan dibuatkan jalan ini, ke depan dapat mempermudah akses dan aktivitas masyarakat antar desa,” harapnya.

Restu menyebutkan perkiraan jalur yang dibuat sepanjang 7 hingga 8 Km,  khusus untuk penghubung Desa Liang Buaya menuju Kupang Baru. Jalur ini  awalnya jarak tempuh sekitar 56 kilometer,  kini bisa sampai ditujuan lebih cepat.

“Jadi bisa memangkas jarak perjalanan hingga 49 kilometer,” ujarnya. (Dha/Adv)

Leave a comment