Komisi IV DPRD KALTIM, Ely Hartati Berharap ISBI KALTIM Tidak Berhenti

0 499

Kaltimpedia.com, Samarinda – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Ely Hartati Rasyid mengharapkan Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Kaltim kembali membuka penerimaan Mahasiswa Baru pada tahun ajaran 2022/2023 dan tidak berhenti.

Dua tahun sejak 2019, ISBI Kaltim tidak lagi menerima mahasiswa baru karena anggaran untuk ISBI Kaltim dari APBN Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta telah terhenti.

“Karena itu bagian dari biaya rutin tentang sub gaji dosen, kemudian biaya yang disalurkan ke sini sudah dihentikan, mereka khawatir ketika tetap menerima mahasiswa, mereka tidak dapat. Karena lagi-lagi soal anggaran dari APBN, itu kendalanya,” ucap Ely saat ditemui awak media di Gedung DPRD Kaltim pada Jumat (06/7/2021).

Politisi dari PDI Perjuangan dapil Kutai Kartanegara tersebut akan memperjuangkan agar ISBI Kaltim dapat kembali membuka penerimaan mahasiswa baru pada tahun ajaran 2022/2023 mendatang.

Beliau bahkan meminta kepada pemerintah untuk segera berkomunikasi dengan pihak Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk segera mendapatkan kepastian sertifikat aset lahan ISBI Kaltim, sehingga pada tahun 2022 ISBI Kaltim dapat beroperasi kembali.

“Kita sudah punya modal lahan dan prosesnya, kita terbentur pada komitmen pihak lain. Saya memahami Kementerian banyak urusannya. Tapi karena ini daerah kita, mari kita melecut semangat Kementerian,” terusnya.

Di kesempatan itu Ely menyampaikan komitmen dan harapan agar ISBI Kaltim terus berlanjut, pada saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak Pemerintah Provinsi Kaltim.

“Tentunya harapan dan sudah menjadi komitmen kami tadi di rapat dengar pendapat dengan pihak Pemprov, bahwa ISBI akan kita tetap lanjutkan jangan sampai ini putus, jangan sampai dibahas hanya di forum diskusi saja. Karena tahun 2022 akhir nanti kontrak perkuliahan selesai. Mari kita komitmen bersama, jangan sampai semangat hilang. Kita juga harus cepat berkomunikasi dengan Kemenristekdikti,” pungkasnya.

Leave a comment