Management RSU Hermina Samarinda Bekali Relawan Ambulance Praktek BHD dan Evakuasi Korban
SAMARINDA – Management Rumah Sakit Umum (RSU) Hermina Samarinda kembali memberikan bekal untuk relawan ambulance yang dikemas dalam Pelatihan Bantuan Hidup Dasar dan Pertolongan pertama pada korban kecelakaan bagi relawan ambulance yang diikuti oleh 54 peserta dari berbagai daerah, termasuk Samarinda, Kukar, hingga yang datang paling jauh dari Bontang. Pelatihan ini digelar di ruang serbaguna RS Hermina yang berlokasi di Jalan Teuku Umar, Samarinda, Minggu (24/8/2025)
Wakil Direktur RS Hermina Samarinda, dr. Zubaidah, mengungkapkan kegiatan ini merupakan pelatihan keempat yang digelar rumah sakit dan sebagai bagian ucapan terima kasih dari management RS Hermina kepada relawan ambulance yang selama ini membantu RS Hermina dalam membawa pasien dari dan ke RS Hermina.

“Tujuan kita melakukan pelatihan ini agar teman-teman relawan yang mengirim pasien ke Rumah Sakit Hermina Samarinda bisa memberikan pelayanan yang sesuai dengan standar penanganan kegawatdaruratan sehingga keselamatan pasien menjadi poin utama,” ujarnya.
Menurutnya, selain penyampaian materi yang serius, kegiatan senam dan permainan juga dirancang untuk memperkuat hubungan antara relawan dan rumah sakit.
“Kami ingin acara ini semenarik mungkin agar relawan merasa lebih dekat dengan kami. Permainan dan olahraga menjadi cara untuk membangun keterikatan dan kebersamaan,” kata dr. Zubaidah.
Ia menambahkan, pihak rumah sakit berencana meluaskan kegiatan pelatihan, termasuk melibatkan komunitas sekolah dan masyarakat umum.
Kegiatan ini juga menghadirkan sesi berbagi pengalaman dari lapangan. Seorang sopir ambulans, Bima Safa dari PWI Kaltim Peduli, menceritakan pengalamannya mengantar pasien hingga ke Tuban. Cerita itu menggambarkan betapa pentingnya keterampilan pertolongan darurat bagi relawan di berbagai situasi.

Kemudian materi inti disampaikan oleh dr. Abdul Haris Nur, spesialis anestesiologi dan terapi intensif. Ia memberikan dua topik utama yaitu Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan teknik evakuasi korban.
“Saya sangat senang karena mereka sangat bersemangat dan antusias menimba ilmu. Keterampilan seperti ini harus diulang agar melekat dan bisa dilakukan dengan tepat,” jelasnya.
Dokter Abdul Haris menambahkan, keterampilan dasar ini diharapkan dapat diaplikasikan sesuai standar di lapangan. Menurutnya, pertolongan pertama yang tepat menjadi kunci untuk menyelamatkan nyawa pasien sebelum sampai di rumah sakit. Ia berharap pelatihan seperti ini terus berlanjut dan diikuti lebih banyak relawan.
Ketua Relawan Siaga Batuah (RSB), Bustan Nur Arifin, juga ikut berbagi pandangan tentang kegiatan ini.
“Kalau tidak ada pelatihan seperti ini, kami bisa bekerja tanpa bekal yang cukup. BHD ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan nyawa,” ucapnya.
Ia mengaku telah menjadi relawan sejak 2010 dan kini memimpin tiga unit ambulans di desanya, meski satu unit sedang rusak. Bustan juga mendorong generasi muda untuk ikut serta. Menurutnya, pengetahuan dasar tentang evakuasi dan pertolongan pertama tidak hanya untuk relawan, tetapi penting bagi siapa saja.
“Kalau ada undangan seperti ini, lebih baik ikut, walaupun bukan relawan. Siapa tahu suatu saat bisa menolong orang di jalan. Jangan sampai ada di tempat kejadian tapi enggan membantu,” katanya.
Ia berharap pelatihan ini bisa menjadi agenda rutin. Bustan menilai, jika dilakukan lebih sering, bahkan setiap bulan, kemampuan relawan akan semakin terasah.
“Kalau diadakan di rumah sakit, masyarakat akan lebih percaya karena dianggap terlatih. Tapi akan lebih bagus lagi jika menjangkau desa atau RT agar masyarakat luas bisa ikut belajar,” tutupnya.
Sebelum memasuki sesi materi, kegiatan diawali dengan senam pagi bersama di area parkir motor. Relawan terlihat antusias mengikuti gerakan yang dipandu oleh tim rumah sakit. Suasana semakin meriah dengan berbagai permainan seru, seperti memasukkan paku ke dalam botol, estafet gelas dengan balon, hingga permainan estafet karet yang memicu kebersamaan peserta.(mn)
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



