Kaltimpedia
Beranda Samarinda Pasien RSUD AWS Meninggal Tanpa Keluarga, Peksos Ambil Alih Pemakaman Setelah 3 Hari Jenazah Terlantar

Pasien RSUD AWS Meninggal Tanpa Keluarga, Peksos Ambil Alih Pemakaman Setelah 3 Hari Jenazah Terlantar

Prosesi pemakaman Sunarto di Pemakaman Raudhatul Jannah Serayu, Tanah Merah, Samarinda Utara.

SAMARINDA – Seorang pria dengan kondisi sakit lemas tubuhnya dibawa oleh warga menuju ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda pada 8 Agustus 2025 karena kondisi badan lemah tidak bisa bergerak.

Setelah lima hari dirawat di ruang Angsoka RSUD AWS, didapat diagnosa paru sebelah kanan penuh dengan cairan sehingga tidak berfungsi dengan baik, indikasi ada TB dan pasien dinyatakan meninggal Rabu pagi (13/8/2025) sekitar jam 02.00 WITA.

“Info dari medis yang merawat ada paru sebelah kanan penuh dengan cairan sehingga tidak berfungsi dengan baik.” jelas Jamilah Pendamping Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Samarinda, saat ditemui di Kamar Jenazah RSUD AWS, Jum’at, (15/8/2025).

Jamilah mengungkapkan bahwa awalnya mendapat laporan ada pasien masuk ke RSUD AWS kondisi tidak didampingi keluarga. “Kami dapat laporan dari rumah sakit sehingga kami langsung melakukan assessment. Setelah assessment lebih lanjut baru diketahui pasien bernama Sunarto usia sekitar 60 tahun tercatat warga Kelurahan Karanganyar kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda,” tambah Jamilah.

Namun, lanjut Jamilah yang didampingi Abrida Ekawati PSM (Pekerja Sosial Masyarakat) kelurahan Sungai Dama, Samarinda Ilir, Sunarto yang saat masuk rumah sakit mengenakan kaos Rudi-Seno warga biru muda itu pun meninggal saat dirawat di ruang Angsoka RSUD AWS.

Begitu mendapat informasi Sunarto meninggal, Peksos dan PSM berupaya mencari informasi pihak keluarga. “Dari rumah sakit ada memberikan nomor telepon warga yang mengantar saat masuk ke IGD rumah sakit, tetapi telpon itu tidak bisa dihubungi,” jelas Sarna anggota PSM lainnya.

Peksos dibantu PSM dengan jaringan yang ada sudah berusaha mencari keluarganya tapi tidak ditemukan. “Begitu tidak ada kejelasan akhirnya hari Jum’at pagi (15/8/2025) jenazah almarhum Sunarto dimandikan dan diputuskan untuk dilaksanakan Pemakaman.” terang Jamilah.

Koordinasi dengan lokasi tempat pemakaman juga dilakukan oleh Jamilah dan disiapkan lubang pemakaman di Pemakaman Raudhatul Jannah Jalan Serayu, kelurahan Tanah Merah, Samarinda Utara.

“Kami minta bantuan Ambulance PWI Kaltim Peduli untuk mengantar jenazah ke pemakaman Serayu, dan Alhamdulillah pak Sunarto telah kami makamkan tepat pukul 14.45 WITA selesai dimakamkan. Jika ada yang mengenal beliau bisa diziarahi di Pemakaman,” pungkas Jamilah.(mn)

Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya

Gabung Sekarang
Komentar
Bagikan:

Iklan