Pembangunan Jalur Sotek – Bongan Masuk RPJMD, PUPR-Pera Kaltim Rampungkan Desain dan Kajian Lingkungan
Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mematangkan rencana pembangunan jalur Sotek – Bongan, proyek strategis yang akan menghubungkan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dengan Kutai Barat (Kubar). Jalur ini disebut sebagai salah satu proyek prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim karena dinilai mampu membuka akses ekonomi antarwilayah barat provinsi tersebut.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR-Pera Kaltim, Hariadi Purwatmoko, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini fokus menyelesaikan tahap perencanaan, yang mencakup desain teknis dan penyusunan dokumen lingkungan. Dua hal itu menjadi dasar penting sebelum kegiatan fisik dan pengadaan lahan dimulai.
“Tahun ini kami rampungkan desain dan kajian lingkungannya dulu. Begitu selesai, baru bisa masuk ke pengadaan tanah dan pekerjaan fisik,” ujar Hariadi (12/11/2025).
Jalur Sotek – Bongan diproyeksikan menjadi akses darat baru yang akan memangkas waktu tempuh antara PPU dan Kubar secara signifikan. Selama ini, masyarakat di dua kabupaten tersebut harus menempuh jalur panjang melalui Kutai Kartanegara atau Samarinda untuk saling terhubung. Dengan tersambungnya jalan ini, konektivitas logistik, perdagangan hasil perkebunan, dan mobilitas masyarakat akan meningkat pesat.
Menurut Hariadi, pembangunan jalur tersebut juga akan memperkuat konektivitas antarwilayah pendukung Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Ruas ini strategis karena bisa menjadi jalur alternatif menuju kawasan IKN dari wilayah barat,” katanya.
PUPR-Pera Kaltim menargetkan penyusunan desain dan dokumen lingkungan rampung pada akhir tahun. Setelah itu, pengadaan tanah akan menjadi fokus di tahun depan.
Meski pekerjaan fisik belum dianggarkan dalam APBD 2026, pemerintah provinsi telah menyiapkan seluruh dokumen perencanaan agar proyek bisa langsung dijalankan saat pembiayaan tersedia.
“Koordinasi lintas instansi terus dilakukan, baik dengan Pemkab PPU maupun Kutai Barat, termasuk kementerian terkait,” tambah Hariadi.
Pembangunan jalur Sotek – Bongan diharapkan menjadi tonggak baru konektivitas darat Kaltim bagian barat. Selain memperkuat jalur ekonomi antarwilayah, proyek ini juga diharapkan mendukung percepatan pemerataan pembangunan dan integrasi infrastruktur menuju kawasan IKN.(ct/ADV/Diskominfo)
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



