Penguatan Peran RT dan Fasilitas Kendaraan Operasional di Kutai Timur
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman saat membagikan motor operasional Ketua RT
Kaltimpedia, Kutai Timur – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menekankan pentingnya peran Ketua Rukun Tetangga (RT) sebagai garda terdepan pelayan masyarakat.
Dalam arahannya, Ardiansyah menyebutkan bahwa meskipun RT bersifat non-struktural, mereka memiliki tanggung jawab besar dalam mengayomi dan membangun lingkungan secara langsung bersama warga. Kehadiran RT dianggap sebagai jembatan utama antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan riil di lapangan.
Dirinya menyadari bahwa tantangan di tingkat akar rumput membutuhkan kecepatan gerak, sehingga fasilitas berplat merah ini diharapkan menjadi solusi bagi kendala jarak dan waktu.
”Ketua RT adalah abdi masyarakat yang langsung berhubungan dengan warga, bertugas mengatur dan mengayomi lingkungan agar pembangunan berjalan maksimal tanpa halangan,” tegas Ardiansyah dalam sambutannya.
Proses realisasi kendaraan operasional ini terus berjalan meski terdapat beberapa kendala administratif di sejumlah wilayah. Saat ini, tercatat masih ada sekitar delapan desa yang sedang menunggu giliran untuk menerima bantuan serupa.
Ardiansyah telah menginstruksikan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) untuk segera menyelesaikan pendistribusian tersebut agar merata di seluruh wilayah Kutai Timur.
Untuk tahun 2025, fokus penyerahan dialokasikan bagi kelurahan-kelurahan yang telah terdata. Salah satunya adalah Kelurahan Teluk Lingga yang telah menerima unitnya, sementara kelurahan lain seperti Singa Geweh dijadwalkan menyusul dalam waktu dekat.
Ardiansyah meminta para Ketua RT untuk bersabar mengingat adanya dinamika keuangan daerah yang memerlukan penyesuaian jadwal pengadaan di awal tahun.
”Fasilitas roda dua ini adalah aset negara berplat merah, artinya merupakan tanggung jawab daerah yang dipinjamkan untuk menunjang aktivitas Bapak dan Ibu sekalian,” tambahnya di depan para undangan.
Selain fasilitas kendaraan, ia juga mengingatkan pentingnya perencanaan kegiatan di setiap awal tahun. Hal ini dimaksudkan agar setiap usulan program dapat segera masuk dalam sistem penganggaran dan terealisasi dengan cepat.
Sinergi antara Ketua RT dengan pemerintah desa atau kelurahan menjadi kunci utama keberhasilan eksekusi anggaran yang telah dititipkan di tingkat atas.
Ardiansyah menutup sesi tersebut dengan harapan agar seluruh Ketua RT menjaga aset yang diberikan dengan sebaik-baiknya. Motor operasional tersebut tidak hanya menjadi simbol dukungan pemerintah, tetapi harus menjadi alat pacu semangat dalam melayani warga.
Dengan fasilitas yang memadai, diharapkan tidak ada lagi alasan bagi pelayanan di tingkat RT untuk berjalan lambat atau tidak optimal.
”Saya perintahkan DPMD untuk segera merealisasikan sisa bantuan kendaraan tahun depan, agar seluruh Ketua RT memiliki penunjang yang sama dalam bekerja,” pungkas Ardiansyah Sulaiman. (ADV)
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



