Peran Kesultanan Kukar Sangat Besar dalam Pembangunan

0 1,621

Kaltimpedia.com, Tenggarong — Peran Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura dalam tumbuh kembangnya Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) begitu besar. Terutama dalam melestarikan warisan sejarah dan budaya kerajaan kutai sebagai kerajaan tertua di Indonesia.

Dalam pembangunan Kukar, dukungan sektor pariwisata menjadi penting untuk menjadikan daerah Kukar sebagai tujuan wisata, baik wisatawan dari nusantara maupun mancanegara.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono saat membacakan sambutan tertulis Bupati Edi Damansyah pada penyambutan dan kasih selamat atas gelar pahlawan nasional pada Sultan Aji Muhammad Idris, di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura pada Sabtu (13/11/21).

Sunggono menuturkan dengan diberikan gelar Sultan AM Idris sebagai pahlawan nasional oleh Presiden RI Jokowi pada peringatan 10 November 2021 lalu, hendaknya bisa dijadikan semangat bagi generasi muda menjadi generasi muda.

Selain itu agar para pemuda hidup rukun satu sama lain, mau melangkah dan bekerja keras bersama dalam membangun.

Ditambahkan Sunggono, patut bersyukur salah satu putra terbaik Kukar khususnya dari Kesultanan, Sultan AM Idris sebagai pahlawan nasional. Di perjalanan sejarah yang panjang tersebut menjadi spirit Pemkab Kukar untuk mewujudkan pembangunan melalui program Kukar Idaman.

“Peran kesultanan Kukar sangat penting sebagai mitra sekaligus penyeimbang perjalanan pembangunan di daerah dalam menjalankan amanah perlu saran pendapat dari kesultanan, seperti telah tertuang dalam RPJMD Kukar 2021-2026,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Awang Yacoub Luthman,mewakili Kesultanan dan kerabat serta anak cucu Sultan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat.

Menurutnya, perjuangan Pemprov Kaltim dan Pemkab Kukar hingga ketitik pemberian gelar pahlawan. Walaupun beliau sudah berpulang dan jasadnya di Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan.

“Dengan penganugerahan ini, beliau (Sultan AM Idris) kembali ke daerah asalnya sebagai Pahlawan Nasional atas jasa-jasanya dalam berjuang mempertahankan Indonesia dari tangan VOC,” katanya. (Dha/Adv)

Leave a comment