Program Seragam Gratis SMA di Kaltim Belum Jelas Mekanisme, DPRD Minta Kejelasan Teknis
Kaltimpedia.com, Samarinda – Kebijakan seragam gratis untuk siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kalimantan Timur menuai perhatian publik. Program yang digadang sebagai langkah meringankan beban orang tua sekaligus memperkuat pemerataan pendidikan itu, hingga awal tahun ajaran baru, belum memiliki kejelasan teknis pelaksanaan.
Program ini merupakan salah satu janji politik Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud bersama Wakil Gubernur Seno Aji. Meski tujuannya dinilai positif, lemahnya koordinasi antarinstansi membuat proses distribusi belum berjalan sesuai harapan.
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, H Baba, mengaku pihaknya belum menerima informasi detail terkait alur pembagian dan waktu pelaksanaan program.
“Sampai sekarang kami belum tahu apakah seragam akan langsung dibagikan setelah penerimaan siswa baru atau menunggu aturan teknis dari dinas. Kami masih menunggu kejelasan,” ujarnya.
Sebagai mitra pengawas, Komisi IV menilai program bantuan publik semacam ini harus direncanakan secara matang dan dieksekusi tepat waktu. Keterlambatan distribusi, menurut Baba, bisa menurunkan efektivitas program sekaligus mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
“Jangan sampai sekolah sudah berjalan, tapi seragamnya belum dibagikan. Itu justru menambah beban bagi siswa dan orang tua,” tegasnya.
Baba menekankan perlunya transparansi dan ketepatan sasaran dalam pelaksanaan, mengingat bantuan publik rawan penyalahgunaan jika pengawasan lemah. Ia juga mengingatkan bahwa tanggung jawab pendidikan tetap menjadi kolaborasi antara pemerintah dan keluarga.
“Orang tua harus tetap menyiapkan kebutuhan lain yang tidak ditanggung program, seperti seragam cadangan dan alat tulis. Koordinasi antara sekolah, dinas, dan pihak terkait harus terjaga agar tidak ada celah penyimpangan,” pungkasnya.
(DPRDKaltim/Adv/AH)
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



