Realisasi Anggaran Pendidikan Kaltim Baru 36 Persen, Ananda Emira Moeis Khawatir Terjadi Silpa

0 1,766

Samarinda, Kaltimpedia.com – Komisi IV DPRD Kaltim menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Selasa, 13 September 2022.

Rapat tersebut membahas realisasi anggaran dan evaluasi kegiatan pendidikan di Kaltim pada 2022 ini. Di antaranya realisasi beasiswa, kendala zonasi, serta program kegiatan pendidikan pada 2023 mendatang.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis menuturkan, pihaknya ingin melihat capaian Disdikbud Kaltim dalam merealisasikan anggaran sejak awal digelontorkan pada ABPD Murni 2022.

“Banyak yang kami tanyakan, secara umum terkait permasalahan di Disdikbud Kaltim.” ujarnya kepada awak media.

Nanda sapaan politisi asal fraksi PDI-P itu menjelaskan, dari hasil rapat diketahui bahwa hingga dewasa ini realisasi anggaran Disdikbud Kaltim baru mencapai 36 persen.

“Kami berharap dinas pendidikan bisa melakukan penyerapan anggaran secepatnya, agar tidak terjadi Silpa (sisa lebih pembiayaan, Red) tahun 2022,” harapnya.

Kepala Disdikbud Kaltim Muhammad Kurniawan membenarkan realisasi anggaran pihaknya baru sekitar 36 persen. Ia menyatakan, hal itu karena sebagian program kegiatan masih proses berjalan dan baru ditandatangani kontrak.

“Kalau beasiswa murni itu sudah selesai, sudah kita serahkan. Kira-kira 100 persen yang sudah kita cairkan. Tinggal proses selanjutnya jika ada dana tambahan di perubahan,” jelasnya.

Kurniawan menambahkan, pihaknya memang menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya proses pelelangan kegiatan yang cukup lamban.

“Ke depan akan ada evaluasi, target kami setinggi-tingginya,” pungkasnya. (fa/adv/dprdkaltim)

Leave a comment