Reses di Lempake Margo Utomo Ananda Emira Moeis, Wara inginkan adanya penanggulangan banjir

0 1,786

Kaltimpedia.com, Samarinda – Serap aspirasi atau sering di kenal dengan sebutan (Reses) merupakan kegiatan yang di selenggarakan oleh Anggota DPRD Kaltim untuk kembali ke dapilnya dalam rangka menjaring aspirasi dari masyarakat.

Anggota DPRD Kalimantan Ananda Emira Moeis menggelar reses masa sidang I di Lempake Margo Utomo, dalam agenda tersebut Ananda Emira mengajak masyarakat yang hadir dalam agenda tersebut untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Reses kemarin kita laksanakan di Lempake Margo Utomo, Sungai Kapih RT 01, Kami melaksanakan serap aspirasi masyarakat dan silaturahmi, terus menanyakan kabar warga dan mengingatkan disiplin protokol kesehatan, sebab pandemi covid-19 belum berakhir jadi jangan lupa vitamin, olahraga, dan berjemur untuk menaikkan imun,” pungkasnya, pada Kamis (24/02/2022).

Selain itu Ananda Emira juga menyebutkan bahwa daerah Lempake memang kerap menjadi langganan banjir, sehingga kebanyakan masyarakat sekitar meminta pembuatan parit serta penanganan banjir.

“Kebutuhan warga saat ini yang disampaikan masalah pembangunan jalan sama parit, karena banjir yang terjadi sebab paritnya kecil, atau paritnya tersumbat, bahkan yang tidak ada parit sama sekali, ada jalan tapi tidak paritnya itu masalahnya. Terus jalan yang selalu digunakan warga ada yang rusak-rusak,” ujar Nanda dikutip dari DPRD Kaltim.

menindak lanjuti keluhan warga, Ananda mengingkapkan bahwa pihaknya nanti akan berkordinasi dengan pihak terkait agar permasalahan tersebut bisa segera di selesaikan, dan dirinya juga mengupayakan agar kegiatan penanggulangan banjir segera bisa di atasi.

“Yang pasti kita dengarkan keluhan masyarakat nanti pada saat RDP dengan dinas-dinas terkait kita sampaikan, kita akan segera tindak lanjuti seperti apa yang bisa kita laksanakan, yang pastinya kan ada prioritas sesuai kan sama program pemerintah baik provinsi maupun kota juga,” lanjutnya.

Politisi dari fraksi PDI Perjuangan tersebut juga berharap agar masyarakat bisa besabar, dikarenakan penangangan memerlukan proses penganggaran yang sedikit panjang. (kmf/adv/fb)

Leave a comment