Soal Dukungan Terhadap Petani, Muhammad Samsun Minta Pemprov Kaltim Atur Harga Pasar

0 2,160

Samarinda, Kaltimpedia.com – Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun, menilai peringatan Hari Tani Nasional merupakan refleksi atas peningkatan kesejahteraan para petani.

Khususnya di Bumi Mulawarman, politisi asal PDI-P itu mengatakan masih banyak kesulitan yang dihadapi oleh petani. Seperti harga pupuk dan harga jual beras yang justru anjlok saat musim panen.

Selain itu, ada pula persoalan sarana dan prasana seperti saluran irigasi, bibit unggul, turut menjadi keluhan petani.

“Masyarakat sulit mendapatkan pupuk, pun dapat pasti harganya tinggi. Akhirnya produksi petani tidak bisa mencukupi biaya hidup. Sementara jika tidak dapat pupuk produktivitas akan menurun. Ini membuat pendapatan petani menjadi kecil,” ucap Samsun, belum lama ini.

Akan hal tersebut, Samsun menilai perlunya kehadiran Pemprov Kaltim selaku lembaga eksekutif. Yakni membentuk regulasi yang memudahkan petani dalam pengaturan harga pasar.

Pasalnya, saat ini menurut dia pemprov terkesan tak benar-benar memprioritaskan petani, melihat dari anggaran yang diberikan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Saya tidak melihat ada keseriusan terhadap petani kita. Ada permasalahan agraria, banyak lahan pertanian justru dialihfungsikan menjadi lahan tambang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Samsun menjelaskan, dukungan anggaran di sektor pertanian terhitung tak banyak. Dari KUA PPAS APBD 2023 yang disepakati sebesar Rp 15 triliun lebih, Dinas Pertanian Kaltim hanya menerima Rp 65 miliar.

“Masih jauh sekali, padahal saya lihat banyak sekali program-program yang harus dilakukan untuk mengembangkan pertanian di Kalimantan Timur,” pungkasnya. (fa/adv/dprdkaltim)

Leave a comment