SPR Kukar Berbasis Desa Resmi Dimulai, Tiga Kecamatan Jadi Lokasi Pelatihan Sektor Pangan
Kutai Kartanegara, Kaltimpedia.com – Pelatihan berbasis desa melalui Program Sekolah Pemberdayaan Rakyat (SPR) resmi digulirkan di Kutai Kartanegara (Kukar). Fokus program ini adalah mencetak kader pertanian, peternakan, dan perikanan yang siap menjadi penggerak ekonomi lokal di wilayahnya masing-masing.
Seluruh pelatihan SPR dilaksanakan langsung di lapangan, menyesuaikan dengan kondisi aktual di tiga kecamatan yang ditetapkan sebagai lokasi utama. Loa Kulu dipilih sebagai pusat pelatihan pertanian padi, Muara Badak untuk peternakan, dan Tenggarong Seberang sebagai basis pelatihan perikanan.
“Kami siapkan anggaran dan terus lakukan monitoring serta penyempurnaan pelaksanaan di lapangan. Untuk tahun 2025 ini semua lokasi sudah mulai beroperasi,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Kadistanak) Kukar, Muhammad Taufik, usai deklarasi SPR.
Setiap lokasi pelatihan akan berlangsung selama tujuh bulan, didampingi oleh tenaga teknis dan fasilitator yang tinggal bersama peserta di desa. Pendekatan ini dinilai lebih aplikatif dan menyentuh langsung kondisi riil yang dihadapi petani, peternak, dan nelayan setempat.
“Sekolahnya langsung di desa. Mereka datang, belajar, dan praktik dengan pendamping teknis dan tenaga ahli di lokasi. Kita libatkan 13 orang tenaga pelatih yang memang kompeten di bidangnya,” ucapnya.
Masing-masing subsektor menampung sembilan peserta. Jumlah tersebut mengikuti standar kurikulum dari Yayasan Karya Bhakti Bumi Indonesia (YKBBI) yang telah terbukti efektif di berbagai daerah.
Peserta SPR saat ini bukan pemula, melainkan pelaku aktif yang telah berkecimpung di bidangnya. Mereka dipilih untuk menjadi agen perubahan di komunitasnya, termasuk membina generasi muda yang masih ragu menekuni sektor pangan.
“Harapan kita tentu ke petani muda, tapi itu tidak mudah. Makanya, mereka yang ikut sekarang adalah yang sudah jalan di lapangan. Diharapkan ke depan mereka bisa membina yang lain, termasuk generasi baru,” katanya mengakhiri.
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



