Tanpa Biaya, RSU Hermina Samarinda Ajak Pasien Bibir Sumbing Jemput Kepercayaan Diri
SAMARINDA – Bagi sebagian orang, senyuman adalah hal yang sederhana. Namun, bagi anak-anak dengan kondisi bibir sumbing dan celah langit-langit, sebuah senyum simetris adalah impian besar yang seringkali terbentur biaya medis yang tak murah.
Memahami hal tersebut, RSU Hermina Samarinda bersama Smile Train Indonesia kembali membuka pintu harapan. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-41 Hermina Group, sebuah program bakti sosial operasi gratis digelar untuk mengembalikan keceriaan di wajah anak-anak di Kalimantan Timur.
Ketua Panitia Bakti Sosial, dr. Zubaidah, mengungkapkan bahwa misi ini jauh melampaui sekadar perbaikan fisik. Ada masa depan yang sedang diperjuangkan di setiap meja operasi.
“Operasi ini tidak hanya memperbaiki tampilan, tetapi berperan vital bagi fungsi makan, bicara, hingga tumbuh kembang anak. Kami ingin mereka tumbuh dengan rasa percaya diri yang utuh,” ujar dr. Zubaidah penuh empati, Kamis (26/3/2026).
Kegiatan mulia ini dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 25 April 2026 di RSU Hermina Samarinda, Jalan Teuku Umar. Tak ada batasan jumlah peserta; selama syarat medis terpenuhi, rumah sakit berkomitmen memberikan pelayanan terbaik.
SEPENUHNYA GRATIS, HINGGA KE PELOSOK
Program ini menjadi oase bagi keluarga kurang mampu. Seluruh biaya, mulai dari tindakan bedah oleh tim medis internal RSU Hermina hingga kontrol pasca-operasi seperti pelepasan jahitan, ditanggung sepenuhnya oleh pihak penyelenggara dengan dukungan pendanaan dari Smile Train Indonesia.
Bahkan, kerja sama ini memungkinkan penjangkauan pasien hingga ke pelosok daerah yang selama ini kesulitan akses layanan kesehatan spesialis.
Syarat dan Ketentuan Kasih Sayang
Untuk memastikan keselamatan pasien, terdapat beberapa kriteria medis yang harus dipenuhi:
- Pasien Bibir Sumbing: Minimal usia 3 bulan dengan berat badan minimal 5 kg.
- Pasien Celah Langit-langit: Minimal usia 1 tahun dengan berat badan minimal 10 kg.
- Kondisi Umum: Pasien wajib dalam keadaan sehat stabil, tidak sedang infeksi aktif, dan membawa dokumen administratif (KTP orang tua & Kartu Keluarga).
Menariknya, tidak ada batasan usia maksimal. Selama kondisi fisik memungkinkan, siapa pun berhak mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki kualitas hidupnya.
KOMITMEN TAHUNAN
Dr. Zubaidah menegaskan bahwa kepedulian ini bukan sekadar seremoni ulang tahun. Bakti sosial ini adalah agenda rutin tahunan.
Bahkan di luar jadwal ini pun, masyarakat tetap bisa mengakses layanan serupa secara gratis melalui skema kerja sama permanen yang telah terjalin.
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini. Semua dilakukan secara profesional dan tanpa biaya sepeser pun. Harapan kami, kualitas hidup pasien meningkat—baik secara medis, psikologis, maupun sosial,” tutupnya.
Bagi warga Samarinda dan sekitarnya yang memiliki sanak saudara atau tetangga dengan kondisi ini, kini saatnya membantu mereka menjemput senyum baru di bulan April mendatang.(kp/mn)
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



