Tingkatkan Kompetensi SDM, BPPSDMP Gelar Pelatihan Multimedia

0 2,453

Kaltimpedia.com, Samarinda – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Pelatihan Multimedia Tingkat Lanjutan Bagi Aparatur.

Pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta penyuluh pertanian dari kabupaten/kota. Kepala UPTD BPPSDMP Tri Ida Kartini mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan penyuluh pertanian dibidang Multimedia. Termasuk diantaranya untuk membantu tugas para Penyuluh di lapangan.

“Kompetensi ini juga penting untuk pengembangan profesi. Karena pelatihan ini, berkaitan dengan penyusunanan Daftar Pengusul Penetapan Angka Kredit (Dupak) nanti,” kata Tri Ida Kartini saat memberikan sambutan dihadapan peserta Pelatihan, Senin (29/8/2022).

Pelatihan Multimedia ini akan dilaksanakan selama sepekan penuh. Mulai 29 Agustus hingga 3 September 2022 mendatang. Tri Ida menyebut, BPPSDMP memang tengah rutin melaksanakan pelatihan untuk peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Penyuluh Pertanian.

Hal itu dipertimbangkan, mengingat saat ini para petani lokal terutama kelompok petani milenial, banyak memanfaatkan teknologi digital dalam pengembangan produksi pertanian. Para Penyuluh Pertanian juga diharapkan memiliki kompetensi yang sama dalam pemanfaatan multimedia dan teknologi digital.

Sehingga, peran penyuluh pertanian tetap dibutuhkan oleh para petani lokal. Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH), Ir. Siti Farisyah Yana, M.Si juga mengatakan, pada era digitalisasi seperti sekarang kompetensi para Penyuluh Pertanian harus ditingkatkan. Terutama dalam pemanfaatan teknologi digital.

“Penggunaan multimedia dalam proses penyuluhan ini sangat efektif. Penyuluh harus bisa apa saja. Karena yang dihadapi bukan petani model dulu. Tetapi petani muda milenial yang paham IT,” jelas Yana.

Apalagi, lanjutnya para penyuluh pertanian ini turun ke lapangan dan berhadapan langsung dengan para petani sebagai target ajar. Sehingga, mereka harus dibekali dengan kemampuan dan kompetensi yang memadai sesuai kebutuhan para petani. “Setelah pelatihan ini, tiga bulan kedepan kita evaluasi. Kalau belum optimal, briefing lagi,” pintanya. (Aji/adv/KominfoKaltim)

Leave a comment