Kaltimpedia
Beranda Nasional Void Tambang Disulap Jadi Sumber Air Bersih, Kaltim Tunjukkan Inovasi Pascatambang

Void Tambang Disulap Jadi Sumber Air Bersih, Kaltim Tunjukkan Inovasi Pascatambang

anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agus Aras.

Kaltimpedia.com, Samarinda – Upaya Kalimantan Timur dalam mengubah wajah bekas tambang menjadi sumber daya produktif mulai menunjukkan hasil. Pemerintah Provinsi Kaltim bekerja sama dengan PT Indominco Mandiri membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dari kolam bekas tambang (void), yang kini tengah dalam tahap pengerjaan di Desa Suka Damai, Kutai Kartanegara.

Proyek ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan air bersih warga Kota Bontang yang selama ini sering terkendala pasokan. Dengan kapasitas produksi mencapai 249 liter per detik, SPAM Void Indominco digadang menjadi salah satu solusi jangka panjang atas krisis air bersih di wilayah pesisir Kaltim.

“Void yang dulunya dianggap masalah, sekarang bisa menjadi solusi. Ini bukan hanya langkah teknis, tapi juga bentuk pemulihan lingkungan yang patut diapresiasi,” ujar Agus Aras, anggota Komisi IV DPRD Kaltim.

Dibangun dengan total anggaran sebesar Rp84 miliar, proyek ini terdiri atas dua bagian utama: pembangunan unit pengolahan air senilai Rp59,93 miliar oleh Dinas PUPR-PERA Kaltim, serta pembangunan jaringan distribusi pipa sepanjang 26 kilometer oleh PT Indominco Mandiri senilai Rp24,27 miliar.

Agus menyebut proyek ini sebagai contoh konkret sinergi antara pemerintah dan swasta dalam mengelola dampak lingkungan tambang. Menurutnya, kolaborasi semacam ini harus menjadi referensi bagi proyek serupa di masa depan.

Namun ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap kualitas air yang dihasilkan. “Air ini nantinya akan dikonsumsi masyarakat. Jadi bukan hanya soal kuantitas, tapi juga kualitas. Harus benar-benar sesuai baku mutu dan aman,” tegasnya.

Agus juga meminta masyarakat untuk bersabar menunggu rampungnya proyek yang ditargetkan selesai pada Agustus 2025. Ia menyebut, keberhasilan SPAM Void Indominco bisa menjadi contoh nasional tentang bagaimana daerah tambang tak hanya meninggalkan kerusakan, tapi juga warisan manfaat.

“Kalau proyek ini berhasil, maka Kaltim akan dikenal bukan hanya sebagai daerah tambang, tapi juga pionir rehabilitasi tambang yang memberi manfaat langsung bagi rakyat,” tandasnya.
(DPRDKaltim/Adv/AH)

Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya

Gabung Sekarang
Komentar
Bagikan:

Iklan