Kaltimpedia
Beranda Samarinda Warga Asal Banyuwangi Terlantar di Samarinda Dalam Kondisi Sakit

Warga Asal Banyuwangi Terlantar di Samarinda Dalam Kondisi Sakit

Dian Kasmir (62) terbaring di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda, tanpa dampingan keluarga.

SAMARINDA — Warga Pendatang di Kampung Tubaan kecamatan Tabalar kabupaten Berau, mengalami sakit, menyebabkan harus mendapatkan perawatan medis. Namun terkendala tidak adanya Kartu Tanda Penduduk (KTP) sehingga membuat pihak desa cukup dibuat kerepotan.

Syaiful Akhyar kepala desa Tubaan mengungkapkan warga pendatang yang diketahui bernama Dian Kasmir bertamu ke rumah warganya dalam kondisi sakit. “Kami dapat laporan ada warga yang menumpang dalam kondisi sakit tidak memiliki KTP apalagi BPJS, akhirnya kordinasi dengan Dinas Sosial kabupaten Berau untuk membantu pengobatan warga pendatang tersebut,” jelas Syaiful.

Syaiful bilang karena Dian Kasmir tidak punya BPJS, dan persyaratan mendapat BPJS harus punya KTP, orangnya juga ternyata tidak punya KTP. Akhirnya kami buatkan KTP beralamat desa Tubaan.

Ia menyebutkan kondisi pasien cukup parah menderita kangker sehingga harus dirujuk ke rumah sakit. “Kami keterbatasan tenaga dan akhirnya atas koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Berau, warga tersebut berhasil diberikan perawatan,” jelasnya.

Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Berau, Rusli saat dikonfirmasi membenarkan pihak Dinsos Berau membantu penanganan klien Dian Kasmir. “Sudah kami bawa ke rumah sakit umum Daerah Abdul Rivai Berau, dan dirujuk ke rumah sakit Wahab Sjahranie Samarinda,” jelasnya.

Lebih lanjut Rusli menjelaskan bahwa, saat assessment Dian Kasmir mengungkapkan masih memiliki keluarga di Pesanggaran Banyuwangi bernama Sudarni, ada juga yang tinggal di Bengalon Kutai Timur bernama Suyanti. Namun tidak memiliki kontak sehingga susah untuk menghubunginya.

“Kami belum dapat alamat jelas dan nomor kontaknya. Hanya itu yang kami dapat dari yang bersangkutan tanpa alamat yang jelas dan beliau tidak ingin pulang ke daerah asalnya karena tidak mau merepotkan saudaranya karena mereka juga dalam keadaan tidak mampu katanya waktu itu,” Jelas Rusli.

Dian Kasmir saat ini dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda tanpa dampingan keluarga.

Sebelum di rawat di RSUD AWS, Dian Kasmir sempat di tampung di rumah singgah Kanker Etam, di Jalan Delima Tengah, kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Rabu (10/9/2025, dan baru Kamis (11/9/2025) mendapatkan ruangan dan hingga, Senin (15/9/2025) masih dirawat intensif di ruang Asoka RSUD AWS.

“Klien a.n Dian Kasmir sejak hari Kamis (11/9/2025) sudah dirawat di rawat RSUD AWS pak, dari rumah singgah kanker Etam sudah menyerahkan ke pihak dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) untuk membantu kelanjutan pendampingan,” pungkas Mala penanggung jawab rumah singgah kanker Etam.(mn).

Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya

Gabung Sekarang
Komentar
Bagikan:

Iklan