Kaltimpedia
Beranda Prokom Kukar Bupati Kukar Resmikan Jembatan Jongkang, Warga Nikmati Jalur Baru yang Pangkas Waktu Tempuh 30 Menit

Bupati Kukar Resmikan Jembatan Jongkang, Warga Nikmati Jalur Baru yang Pangkas Waktu Tempuh 30 Menit

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri meresmikan Jembatan di Desa Jongkang, Kecamatan Loa Kulu.

Kutai Kartanegara, Kaltimpedia.com – Setelah lebih dari satu dekade dinantikan warga, Jembatan Jongkang di Kecamatan Loa Kulu akhirnya diresmikan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Senin (3/11/2025). Infrastruktur senilai Rp14,9 miliar ini menjadi jalur strategis baru yang mempercepat konektivitas antarwilayah sekaligus menggerakkan potensi ekonomi di kawasan Desa Jongkang.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, keberadaan jembatan tersebut akan memangkas waktu tempuh dari Tenggarong menuju Samarinda hingga 30 menit. Selain membuka jalur logistik baru, proyek ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam memperluas jaringan ekonomi hingga ke kawasan pinggiran.

“Jongkang ini jalur logistik yang sangat penting. Kalau kita melewati jalur ini, waktu tempuh ke Samarinda bisa berkurang sampai setengah jam. Karena itu, kami memutuskan untuk menyelesaikan jembatan ini,” kata Aulia.

Ia menambahkan, keberadaan jembatan tidak hanya meningkatkan mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari rencana besar Pemkab Kukar menjadikan Jongkang sebagai kawasan kota baru modern.

“Kami sudah mendesain kota baru di daerah Jongkang. Lahan di sana masih luas dan potensial untuk ditata dengan baik. Ke depan, kami ingin ada kawasan seperti di Balikpapan, lengkap dengan fasilitas umum seperti mal dan sekolah internasional,” lanjutnya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kukar Wiyono menambahkan, pembangunan jembatan Jongkang merupakan bagian dari proyek peningkatan ruas Jalan Teluk Dalam–Jongkang sepanjang 10 kilometer. Dengan panjang jembatan 16 meter, lebar 7 meter, serta trotoar dan lampu penerangan jalan, infrastruktur ini menjadi salah satu proyek strategis yang tuntas lebih cepat dari jadwal.

“Dengan rampungnya jembatan ini, akses masyarakat jadi lebih mudah. Kita lihat sekarang di kiri kanan jalan, warga mulai menimbun lahannya. Itu artinya, potensi usaha baru mulai tumbuh,” ucapnya.

Pembangunan jembatan dimulai pada Februari dan rampung pada Oktober 2025. Pemerintah juga tengah menyiapkan rencana penambahan jalur baru untuk mendukung peningkatan arus kendaraan di masa mendatang.
“Sebagian lahan sudah dibebaskan, tapi karena keterbatasan anggaran, kami fungsikan dulu satu jalur. Nanti bisa dicicil agar dua jalur penuh,” ujarnya.

Dengan beroperasinya Jembatan Jongkang, kawasan tersebut kini diproyeksikan menjadi poros pertumbuhan ekonomi baru di Kukar. Akses yang lebih singkat, arus logistik yang lancar, serta geliat warga membuka usaha di sepanjang jalur menjadi tanda dimulainya babak baru pengembangan wilayah. (adv)

Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya

Gabung Sekarang
Komentar
Bagikan:

Iklan