Kaltimpedia
Beranda Advetorial Dorong Regenerasi Atlet, Bupati Kutai Timur Tekankan Pembinaan Usia Dini melalui Turnamen Terbuka

Dorong Regenerasi Atlet, Bupati Kutai Timur Tekankan Pembinaan Usia Dini melalui Turnamen Terbuka

Kaltimpedia, Kutai Timur – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, memberikan perhatian serius terhadap pengembangan sumber daya manusia di bidang olahraga, khususnya tenis lapangan.

Dalam ajang Bupati Cup yang digelar baru-baru ini, ia menegaskan bahwa pembinaan atlet harus dimulai dari akar rumput. Fokus pada usia dini menjadi kunci utama agar Kabupaten Kutai Timur memiliki stok atlet yang mumpuni di masa yang akan datang.

​Penyelenggaraan turnamen kali ini dibagi menjadi enam kategori yang sangat spesifik, mulai dari kategori junior hingga senior dan veteran.

Dengan pembagian ini, setiap kelompok usia memiliki panggung yang adil untuk menunjukkan bakat mereka. Ia melihat antusiasme yang tinggi dari para peserta muda sebagai sinyal positif bagi masa depan olahraga tenis di wilayah tersebut.

​”Ini kita mulai dari usia 10 tahun ada, 12 tahun ada, 14 ada, kemudian ada yang pemula, intermediate, semua ada,” kata Ardiansyah Sulaiman saat merinci kategori peserta yang berpartisipasi dalam kejuaraan.

​Selain membicarakan teknis turnamen, suasana wawancara juga sempat menyinggung isu kemanusiaan terkait bencana di Sumatera.

Ia juga menjelaskan posisi pemerintah daerah yang tetap memberikan dukungan moral dan sedang mengkaji mekanisme bantuan sesuai anjuran dari Kementerian Dalam Negeri. Tak hanya itu, ia menekankan bahwa meski fokus pada agenda daerah seperti olahraga, rasa solidaritas terhadap sesama anak bangsa tetap menjadi prioritas.

​Ardiansyah juga menyinggung pengalamannya di masa lalu dalam menggalang dana untuk bencana daerah lain, yang menunjukkan bahwa Kutai Timur selalu responsif terhadap isu sosial.

Ia berencana untuk mendorong aksi-aksi penggalangan dana secara pribadi maupun melalui lembaga terkait jika memang diperlukan. Hal ini menunjukkan sisi kepemimpinan yang seimbang antara pembangunan prestasi fisik dan kepedulian sosial.

​”Sampai ini secara kelembagaan Pemda masih melihat ini, melihat kesempatannya, kalau dulu seingat saya Pemda menggalang dana dari semua perusahaan,” jelasnya mengenai potensi bantuan sosial untuk wilayah terdampak bencana.

​Kembali ke urusan olahraga, Bupati menyampaikan bahwa kualitas kompetisi di Kutai Timur terus ditingkatkan melalui standarisasi yang lebih baik.

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk perusahaan-perusahaan di wilayah Kutai Timur, diharapkan dapat terus mengalir untuk menunjang fasilitas dan penyelenggaraan ajang olahraga lainnya. Kerja sama lintas sektor ini menjadi modal penting bagi keberlangsungan program Piala Bupati di tahun-tahun mendatang.

​Di akhir wawancara, Ardiansyah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung anak-anak mereka yang memiliki bakat di bidang olahraga.

Ia meyakini bahwa dengan dukungan lingkungan yang tepat, anak-anak Kutai Timur tidak akan kalah bersaing dengan atlet dari daerah lain. Kompetisi ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi para atlet lokal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi lagi.

​”Tujuannya jelas, kita ingin di setiap sekolah ada kesiapan, jika ada anak berkebutuhan khusus atau atlet berprestasi, sekolah sudah siap dengan tenaga pendidiknya,” tutupnya. (Adv)

Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya

Gabung Sekarang
Komentar
Bagikan:

Iklan