Kaltimpedia
Beranda Nasional Gandeng British Council, Kemenag Tuntaskan Program CPD 613 Guru Bahasa Inggris

Gandeng British Council, Kemenag Tuntaskan Program CPD 613 Guru Bahasa Inggris

Menag Nasaruddin Umar saat menutup program Continuing Professional Development (CPD) di Auditorium H.M. Rasjidi Kementerian Agama.(foto: pramudya/kemenag)

JAKARTA – Selama delapan minggu terakhir, sebanyak 613 guru bahasa Inggris madrasah dari berbagai daerah di Indonesia telah menyelesaikan pelatihan intensif Continuing Professional Development (CPD). Program ini diawali dengan pemetaan kompetensi nasional untuk memastikan materi yang diberikan relevan dengan kebutuhan para guru di lapangan yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) RI bersama British Council.

Secara resmi menutup program Continuing Professional Development (CPD) bagi guru bahasa Inggris madrasah berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi Kementerian Agama, Kamis (26/2/2026) ini, menandai suksesnya investasi strategis dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan Islam.

Program ini merupakan buah dari kerja sama internasional antara Indonesia dan Inggris yang ditandatangani pada November 2025 lalu, dengan fokus utama memperluas jejaring global pendidikan Indonesia melalui penguatan kompetensi tenaga pendidik.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa penutupan program ini bukanlah akhir, melainkan simbol kemajuan kemitraan kedua negara yang semakin erat.

“Acara hari ini bukan sekadar seremoni penutup. Ini adalah perayaan persahabatan, kemajuan, dan komitmen bersama antara Indonesia dan Inggris. Ini adalah investasi strategis bagi masa depan pendidikan Islam di Indonesia. Ketika guru berkembang, peserta didik pun berkembang,” ujar Menag dalam sambutannya.

Menag menambahkan, penguasaan bahasa Inggris merupakan kunci pembuka akses terhadap pengetahuan global, riset, dan inovasi internasional. Ia berharap British Council terus memberikan dukungan berkelanjutan bagi transformasi madrasah di tanah air.

Country Director Indonesia and Director Southeast Asia British Council, Summer Xia, mengungkapkan hasil yang sangat positif dari program tersebut. Berdasarkan evaluasi, tercatat lebih dari 80 persen peserta menunjukkan peningkatan kemampuan bahasa Inggris, terutama pada keterampilan berbicara (speaking).

“Para guru melaporkan peningkatan kepercayaan diri yang signifikan dalam mengajar, mendengar, dan berbicara. Kompetensi ini sangat penting untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi masa depan global,” jelas Summer Xia.

Menuju Visi Indonesia Emas 2045
Summer Xia juga menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari visi besar menuju Indonesia Emas 2045. Melalui penguatan kompetensi guru, diharapkan dampak jangka panjangnya dapat dirasakan oleh sedikitnya 100.000 pembelajar bahasa Inggris di seluruh penjuru Indonesia.

Selama pelatihan, para guru membangun komunitas belajar aktif yang menghubungkan mereka dengan fasilitator internasional dan lokal melalui berbagai platform diskusi digital.

Dengan tuntasnya program CPD ini, Kementerian Agama dan British Council membuktikan bahwa kolaborasi internasional di bidang pendidikan mampu melahirkan langkah konkret untuk membangun kualitas guru madrasah yang kompeten, percaya diri, dan terkoneksi secara global.(rls/mn)

Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya

Gabung Sekarang
Komentar
Bagikan:

Iklan