Anhar Dukung Revitalisasi Pasar Pagi, Interpelasi Dianggap Jalan Terbaik
Kaltimpedia.com, Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Anhar, menyatakan kesiapannya untuk menggunakan hak interpelasi guna menyelesaikan polemik revitalisasi Pasar Pagi yang hingga kini belum menemui titik temu antara Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dengan pemilik ruko bersertifikat hak milik (SHM).
Pernyataan ini muncul setelah aksi demonstrasi oleh Gerakan Mahasiswa Peduli Kota Samarinda (GMP-KS) di Simpang Mall Lembuswana. Para mahasiswa menduga adanya pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan pribadi dari polemik ini.
“Daripada saling mencurigai, silahkan gunakan hak interpelasi dewan agar tidak saling berpolemik. Saya tidak memiliki kepentingan apa pun, hanya ingin mendukung perkembangan Kota Samarinda,” ujar Anhar.
Meski sering mengkritik Pemkot Samarinda, Anhar mengakui bahwa tidak selalu bersikap kontra. Ia menyatakan dukungannya terhadap kebijakan yang dianggapnya bermanfaat bagi kemajuan Samarinda.
“Daerah ini harus berkembang dan maju. Kalau memang ada kepentingan politik, saya pikir itu keliru karena kita harusnya berpikir secara realistis,” tegasnya.
Politikus Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDI-P) ini mendorong anggota legislatif lainnya untuk menggunakan hak interpelasi mereka dalam menyikapi polemik revitalisasi ini. Tujuannya adalah mencapai kesepakatan dan solusi terbaik tanpa merugikan pihak manapun.
“Saya mendorong pemerintah untuk mengadakan dialog persuasif dengan pemilik SHM sesegera mungkin untuk menyelesaikan polemik ini. Tidak boleh kita mengabaikan hak pemilik SHM,” jelasnya.
Anhar berharap polemik pembangunan ulang Pasar Pagi ini tidak berlangsung terlalu lama dan memanas. Sebelumnya, bangunan legendaris tersebut tidak pernah mengalami perbaikan signifikan.
“Beberapa puluh tahun lalu hanya dilakukan perbaikan saja tanpa adanya konsep dan gagasan. Sekarang ini sudah ada anggarannya,” tutupnya.
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



