Kaltimpedia
Beranda Kalimantan Timur BRIDA Kaltim Kembangkan “Haruan Oil Plus”, Suplemen Anti-Stunting Berbasis Ikan Lokal

BRIDA Kaltim Kembangkan “Haruan Oil Plus”, Suplemen Anti-Stunting Berbasis Ikan Lokal

Salah satu produk ikan haruan oil.(ist)

Samarinda – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Timur terus memperkuat riset di sektor kesehatan melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi. Salah satu kerja sama strategis dilakukan bersama STIKES Samarinda untuk menangani masalah stunting yang hingga kini masih menjadi isu serius di Kaltim.

Kepala BRIDA Kaltim, Fitriansyah, mengungkapkan bahwa riset terkait inovasi penanganan stunting telah dilaksanakan selama dua hingga tiga tahun. Hasilnya, tahun ini BRIDA berhasil menyelesaikan prototipe suplemen berbahan dasar ikan haruan atau gabus, yang diberi nama “Haruan Oil Plus”.

“Salah satu isu di Kaltim adalah stunting, dan angka kita masih kurang baik. Dalam riset, ditemukan bahwa minyak ikan haruan paling unggul dalam mendukung penanganan stunting dibandingkan jenis ikan sungai lainnya,” ujarnya (26/11/2025).

BRIDA menyusun formulasi campuran minyak haruan dengan berbagai bahan pendukung hingga menghasilkan prototipe kapsul pencegahan stunting. Inovasi ini juga berhasil meraih Juara 2 dalam ajang penghargaan inovasi penanganan stunting tingkat nasional.

Menurut Fitriansyah, Haruan Oil Plus kini memasuki tahap penting sebelum bisa dipasarkan. BRIDA tengah mengurus izin edar di Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Karena Kalimantan Timur belum memiliki pabrik obat, proses produksi kapsul sementara dilakukan di Magelang.

“Setelah izin keluar, baru bisa diedarkan. Proses paten juga berjalan, meski paten memakan waktu 1–2 tahun. Hak cipta sudah selesai, dan publikasi ilmiah di jurnal internasional sudah terbit,” jelasnya.

Ia menambahkan, uji coba pada hewan telah menunjukkan hasil positif. Beberapa orang juga sudah mencoba produk ini dalam tahap terbatas. Efek yang dirasakan yakni meningkatnya rasa lapar, yang menurutnya wajar untuk suplemen berbahan alami.

“Efeknya membuat lebih cepat lapar mirip suplemen herbal, karena memang berbahan haruan, salah satu potensi unggulan daerah,” katanya.

Dengan terobosan ini, BRIDA berharap Haruan Oil Plus dapat menjadi inovasi lokal yang berkontribusi signifikan dalam upaya menurunkan angka stunting di Kalimantan Timur.(ct/ADV/Diskominfo)

Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya

Gabung Sekarang
Komentar
Bagikan:

Iklan