BRIDA Kaltim Perluas Kolaborasi Riset, Hampir Semua Perguruan Tinggi di Kaltim Sudah Terlibat
Samarinda – Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Timur, Fitriansyah, mengungkapkan bahwa hampir seluruh perguruan tinggi di Kaltim kini telah menjalin kerja sama dengan BRIDA.
Kolaborasi tersebut melibatkan kampus-kampus dari berbagai kabupaten, mulai dari Berau, Paser, hingga Kutai Barat seperti Kampus Sendawar.
“Ketika ditanya jumlahnya, hampir semuanya sudah bekerja sama, mulai dari Berau, Paser, hingga Kutai Barat seperti Kampus Sendawar,” ujar Fitriansyah (26/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa kerja sama ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan riset dan inovasi (risnov) di Kaltim, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi perguruan tinggi.
Menurutnya, kolaborasi tersebut turut mendorong peningkatan akreditasi kampus, karena kegiatan penelitian bersama menjadi salah satu indikator penilaian yang cukup penting.
“Tujuan kolaborasi ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan riset dan inovasi, tetapi juga untuk membantu meningkatkan akreditasi perguruan tinggi tersebut. Jadi manfaatnya ganda,” jelasnya.
Fitriansyah juga mengakui bahwa BRIDA Kaltim masih kekurangan tenaga peneliti. Saat ini BRIDA hanya memiliki 15 peneliti aktif, jumlah yang jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan kajian di tingkat provinsi. Karena itu, kolaborasi dengan ribuan dosen di berbagai perguruan tinggi menjadi strategi penting untuk memperkuat kapasitas riset daerah.
“Peneliti kami hanya 15 orang, sementara ada ribuan dosen yang bisa membantu sesuai kepakarannya,” katanya.
Ia menambahkan, apabila ada kebutuhan keahlian khusus yang belum tersedia di Kalimantan Timur, BRIDA dapat menggandeng mitra dari luar daerah. BRIN maupun universitas besar seperti Universitas Gadjah Mada (UGM) kerap menjadi rujukan untuk kepakaran tertentu, termasuk bidang-bidang sensitif seperti teknologi nuklir.
“Jika ada kepakaran yang belum tersedia di Kaltim, kami bisa meminta bantuan BRIN atau perguruan tinggi lain di luar Kaltim. Misalnya untuk kepakaran nuklir,” pungkasnya.(ct/ADV/Diskominfo)
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



