DPRD dan Pemkab Kukar Sah-kan APBD 2023 Sebesar Rp 7,2 Triliun

0 1,910

Kaltimpedia.com, Tenggarong – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kutai Kartanegara (Kukar) Tahun 2023 sudah diketok sebesar Rp 7,2 Triliun. Pada rapat paripurna ke-12 penyampaian laporan badan anggaran dan persetujuan DPRD Kukar tentang RAPBD 2023 pada Jumat (28/10/2022).

Ketua DPRD Abdul Rasid memimpin jalannya rapat paripurna tersebut, didampingi Wakil Ketua I Alif Turiadi dan Wakil Ketua II Didik Agung Eko Wahono. Dihadiri Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin dan disaksikan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Tercatat, pengesahan APBD 2023 di Kukar ini yang tercepat di kabupaten/Kota wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). Hal ini dibenarkan Rendi Solihin.

“Cepat (APBD diketok), dari awal mulai dari bulan Juli ke Agustus, Agustus sudah persetujuan RKPD dan akhir Agustus nota kesepakatan nota keuangan,” kata Wabup Kukar.

Kenaikan APBD tahun 2023 ini, salah satunya ada perubahan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 104 menjadi Pempres 98 tahun 2022 tentang kenaikan dana bagi hasil (DBH) untuk Kukar.

Dia juga telah mendegarkan pendapat-pendapat dari semua fraksi DPRD yang dilakukan secara verbal atau lisan. Rendi berujar, meskipun ada penambahan yang signifikan tetapi kegiatan yang bakal dikerjakan tidak akan keluar dari mandatory spending yang telah ditetapkan.

“APBD Kukar tahun 2023 memang mengalami peningkatan yang signifikan, tapi bisa dipastikan bahwa itu tidak keluar dari mandatory spending yang sudah kami siapkan melalui peraturan perundang-undangan yang berlaku. Bahwa pendidikan, kesehatan tetap dalam porsinya masing-masing. Apbd kita naik otomatis untuk pendidikan juga ikut naik dan begitupun dengan mandatory spending yang lain termasuk belanja infrastruktur,” imbuh Rendi.

APBD diketok di awal ini, ditargetkan pelaksanaan kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kukar akan dimulai awal Januari 2023. Sehingga pengerjaannya bisa maksimal, terutama kegiatan yang besar-besar seperti Pasar Tangga Arung, Rumah Sakit Muara Badak dan jalan polos Kahala di Kecamatan Kenohan.

“Itu menjadi pekerjaan rumah (PR) kita di tahun 2023 yang betul-betul pengerjaannya harus on time,” tutup Rendi. (Dha/Adv)

Leave a comment