Kaltimpedia
Beranda Kalimantan Timur Gedung Perpustakaan Daerah Sering Kebanjiran, Seno Aji Bahas Opsi Relokasi

Gedung Perpustakaan Daerah Sering Kebanjiran, Seno Aji Bahas Opsi Relokasi

Situasi saat gedung kebanjiran (istimewa)

Samarinda – Masalah banjir yang terus membayangi gedung perpustakaan daerah akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak bisa lagi dianggap sebagai gangguan musiman. Menurutnya, layanan publik yang bersifat pendidikan dan literasi harus mendapatkan perlindungan maksimal.

“Kami memahami banyak keluhan terkait banjir ini. Masukan dari akademisi dan Dewas sudah kami terima, dan persoalan ini memang harus segera diputuskan,” ujar Seno Aji (20/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa pemerintah kini sedang menguji dua opsi utama. Pertama, memindahkan gedung perpustakaan ke kawasan yang lebih aman. Kedua, menaikkan elevasi bangunan yang ada agar tidak lagi tergenang. Kajian teknis masing-masing opsi disebut tengah berjalan dan akan diputuskan dalam waktu dekat.

“Ada yang mengusulkan relokasi, ada juga yang menyarankan menaikkan elevasinya. Dua-duanya masuk akal, tapi tentu harus dihitung matang. Yang jelas, kami ingin solusi permanen, bukan tambal sulam,” ucapnya.

Menurut Seno, banjir yang terjadi bukan hanya mengganggu aktivitas kunjungan, tetapi juga mengancam koleksi buku dan dokumen. Ia menilai perpustakaan merupakan fasilitas yang sangat vital bagi pendidikan masyarakat, sehingga tidak boleh berada dalam kondisi yang membuat layanan sering terhenti.

“Perpustakaan itu ruang belajar kita bersama. Kalau setiap musim hujan harus tutup, itu merugikan masyarakat. Kami ingin awal tahun depan sudah ada langkah nyata,” katanya.

Seno menargetkan keputusan final dapat diambil dalam satu hingga dua minggu ke depan, sementara penataan atau relokasi diharapkan mulai bergerak pada Januari.

Ia menutup dengan penegasan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga fasilitas literasi tetap aman dan nyaman. “Harapan kami, perpustakaan baru atau yang ditata ulang nanti bisa benar-benar layak dan tidak lagi menjadi korban banjir rutin,” tutupnya.(ct/ADV/Diskominfo)

Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya

Gabung Sekarang
Komentar
Bagikan:

Iklan