Jalan Rusak, Ekonomi Terhambat: Seruan Tegas DPRD Kaltim untuk Hulu Kukar
Kaltimpedia.com, Samarinda – Jalan berlubang dan genangan air tak hanya menyulitkan perjalanan, tetapi juga menghambat denyut ekonomi masyarakat di hulu Kabupaten Kutai Kartanegara. Melihat kondisi ini, Anggota DPRD Kalimantan Timur, Salehuddin, angkat bicara dan mendesak pemerintah untuk mengambil langkah serius.
Salehuddin menyoroti buruknya infrastruktur jalan di tiga kecamatan: Tabang, Kembang Janggut, dan Kenohan. Wilayah yang sejatinya menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi. Khususnya sektor pertambangan dan perkebunan yang malah masih dikelilingi jalan tambal sulam yang mudah rusak.
“Pembangunan jalannya tidak menyeluruh, hanya perbaikan sementara. Saat hujan turun, elevasi yang buruk menyebabkan genangan air, dan itu memperparah kerusakan,” ujarnya dengan nada prihatin.
Ia menyampaikan bahwa pembangunan jalan yang kuat dan tahan lama adalah keharusan. Bukan hanya soal mobilitas, melainkan menyangkut keberlangsungan roda ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.
“Lebih baik kita investasikan anggaran lebih besar, tapi hasilnya berkualitas. Jalan yang tahan lima hingga sepuluh tahun jauh lebih efisien ketimbang diperbaiki terus setiap tahun,” tegasnya.
Menurutnya, kawasan hulu Kukar memiliki peran strategis yang tak bisa dikesampingkan. Kelancaran distribusi barang dan hasil produksi dari daerah ini sangat bergantung pada kualitas jalan penghubung.
“Kalau infrastrukturnya memadai, distribusi lancar, otomatis pendapatan masyarakat akan meningkat. Itu yang kita dorong,” jelas politisi yang dikenal vokal tersebut.
Salehuddin juga menyinggung perlunya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kukar dan Pemerintah Provinsi Kaltim. Ia menyadari bahwa kewenangan teknis berada di kabupaten, namun keterbatasan anggaran menuntut adanya kolaborasi lintas pemerintah.
“DPRD Kaltim siap memfasilitasi komunikasi antara pemerintah kabupaten dan dinas teknis provinsi, seperti Dinas PUPR. Jangan biarkan masyarakat menunggu terlalu lama,” katanya.
Ia berharap pemerintah kabupaten lebih proaktif menjalin koordinasi, agar program-program strategis bisa dijalankan secara terpadu dan efektif.
“Jika daerah dikelola baik dan infrastruktur mendukung, maka dunia usaha pun berkembang. Ini akan berkontribusi besar terhadap pembangunan Kalimantan Timur secara keseluruhan,” pungkasnya.
(DPRDKaltim/Adv/AH)
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



