Reses di Tanjung Harapan, Samsun Terima Keluhan Terkait Banjir dan Perbaikan Jalan

0 2,710

Kaltimpedia.com, Kukar- Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun kembali menggelar reses, tepatnya di Kelurahan Tanjung Harapan Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Senin (4/7/2022).

Kegiatan reses kali ini, dihadiri langsung oleh Nasuha selaku Lurah Tanjung Harapan. Ia menyampaikan langsung aspirasi warganya kepada Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun.

Diungkapnya, bahwa penanganan banjir dan infrastruktur jalan masih menjadi keluhan utama masyarakat di daerahnya. Sehingga perlu ada perhatian khusus terkait dengan hal tersebut.

Lanjut, Nasuha menjelaskan bahwa perbaikan jalan menuju tempat wisata tanjung harapan juga perlu mendapat perhatian, mengingat jalan yang ada sudah mengalami kerusakan dan belum ada perbaikan.

“Tentunya kami sangat berharap kepada beliau ada perbaikan akses jalan ke tempat wisata tanjung harapan. Ini juga merupakan akses penting yang ke depan kami berharap dapat segera dibangun,” ungkapnya.

Terkait dengan program penanganan banjir, dikatakan Nasuha bahwa saat ini program sudah berjalan dan itu juga merupakan buah aspirasi dan kerja nyata Samsun dalam merespon keluhan masyarakat.

“Kami dari pemerintah tanjung harapan merespon baik dan bersyukur atas kehadiran beliau untuk mengadakan reses di tanjung harapan karena kita tau bersama bahwa beliau dalam melaksanakan tugasnya sebagai anggota dewan tidak hanya sekedar bicara tapi ada aksi nyata yang dilakukan,” paparnya.

“sudah terbukti bantuan-bantuan aspirasi beliau terutama dalam mengatasi masalah banjir kemudian akses jalan bagi masyarakat tanjung harapan yang sudah rusak berpuluh-puluh tahun alhamdulillah berkat aspirasi beliau jalan terbangun,” timpalnya.

Nasuha berharap, agar ke depan Politis PDI Perjuangan itu dapat konsisten dan terus mendengar aspirasi masyarakat, mengingat masih banyak masalah-masalah yang perlu disinergikan bersama untuk menyelesaikannya.

Samsun pun turut merespon aspirasi tersebut, menurutnya persoalan-persoalan infrastruktur ini merupakan masalah utama di pelosok-pelosok daerah. Hal ini juga karena faktor tidak meratanya pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah.

“Kami akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, baik itu Kabupaten maupun provinsi untuk dapat menjawab keluhan dan aspirasi masyarakat tersebut,” ungkap Samsun.

Ia pun berkomitmen, agar program-program yang diajukan masyarakat dapat terwujud dan terbangun, hal ini dalam rangka mendukung perekonomian masyarakat desa yang turut bergantung terhadap kualitas infrastruktur yang ada.

“Masyarakat inikan perlu infrastruktur yang bagus untuk melakukan kegiatan sehari-hari maupun kegiatan ekonominya, sehingga kita harus hadir menjawab keresahan masyarakat ini,” pungkasnya. (Aji/adv/KominfoKaltim)

Leave a comment