Ruang Usaha Dibuka Lebar, Festival Pemuda Kreatif 2025 Dorong UMKM Muda Kutim Naik Kelas
Kaltimpedia, Kutai Timur – Festival Pemuda Kreatif Kutai Timur (Kutim) 2025 menjadi lebih dari sekadar ajang hiburan bagi generasi muda. Kegiatan yang digelar di Alun-Alun Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, pada 7 November 2025 ini menjelma sebagai ruang nyata penguatan ekonomi kreatif berbasis pemuda.
Dengan dukungan penuh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur serta pelaksana kegiatan SANS Organizer, festival ini dirancang sebagai wadah ekspresi sekaligus pemberdayaan.
Salah satu terobosan utama yang dihadirkan adalah penyediaan stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) secara gratis bagi pelaku usaha muda.
Kebijakan tersebut membuka peluang luas bagi anak muda untuk mempromosikan produk tanpa terbebani biaya sewa.
Mulai dari kuliner lokal, kerajinan tangan, hingga produk fesyen dan kreatif modern, seluruhnya mendapat ruang tampil yang setara di area festival.
Kepala Dispora Kutai Timur, Basuki Isnawan, menegaskan bahwa fasilitasi stan gratis merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap pengembangan kewirausahaan pemuda.
“Kami ingin memastikan tidak ada hambatan bagi anak muda untuk mencoba dan berkembang, dengan stan gratis, mereka bisa fokus pada kualitas produk dan interaksi dengan pasar,” ujar Basuki.
Tercatat sebanyak 58 pelaku UMKM muda terlibat dalam festival ini, serta antusiasme pengunjung terlihat sejak sore hari, dengan stan-stan UMKM ramai didatangi masyarakat yang tertarik pada produk karya lokal anak muda Kutim.
Selain pameran UMKM, Festival Pemuda Kreatif 2025 juga diramaikan dengan pertunjukan seni, lomba kreativitas, serta kolaborasi antar komunitas.
Rangkaian kegiatan tersebut menciptakan suasana inklusif dan dinamis, sekaligus menjadi sarana bertukar ide dan jejaring antarpemuda.
Basuki menilai festival ini memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan diri generasi muda untuk terjun ke dunia usaha.
Melalui pengalaman langsung berinteraksi dengan pasar, anak muda didorong untuk lebih berani berinovasi.
“Kami berharap dari kegiatan ini lahir ide-ide baru dan pelaku usaha muda yang siap bersaing serta anak muda Kutim harus yakin bahwa karya mereka memiliki nilai ekonomi,” tambahnya.
Dengan konsep yang berpihak pada pemuda dan dukungan konkret dari pemerintah daerah, Festival Pemuda Kreatif 2025 menjadi bukti komitmen Kutai Timur dalam menyiapkan generasi muda yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing.
Ajang ini diharapkan terus berlanjut sebagai ruang tumbuh bagi wirausaha muda dan ekonomi kreatif daerah.(ADV)
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



