Sejumlah Program Disiapkan Guna Menekan Angka Stunting di kaltim

0 1,784

Kaltimpedia.com, Samarinda – Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) menggelar rapat fasilitasi konsultasi penyelenggaraan Percepatan Penurunan Stunting, yang dilaksanakan di Ruang Kartini Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Prov Kaltim, Senin (13/6).

Mewakili Kepala DKP3A Kaltim, Kabid Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, DKP3A Kaltim Syahrul Umar memimpin jalannya rapat tersebut.

Dihadiri, Ketua Tim Satgas Stunting Kaltim Hj Fadilah Mante Runa, Koordinator Bidang KSPK (Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga) Perwakilan BKKBN Provinsi Kaltim Sitti Mayasari Hamzah serta Perangkat Daerah.

Upaya pencegahan stunting penting dilakukan sedini mungkin, dengan berkolaborasi dengan instansi dan lembaga terkait.

Syahrul mengatakan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) menjadi garda terdepan yang memegang peran penting dalam upaya penanggulangan stunting.
Pihaknya saat ini telah melakukan edukasi gizi ke sekolah untuk siswa dan siswi SMA.

“Karena tak hanya pada balita, remaja juga menjadi kelompok usia potensial yang bisa dilibatkan dalam berbagai program pencegahan stunting sejak dini,” terang Syahrul.

Kedepan pihaknya akan melaksanakan kegiatan edukasi mengenai stunting kepada masyarakat khususnya di daerah Kutai Barat dan Kutai Kartanegara, hal ini dilaksanakan kerena dua daerah tersebut memiliki presentasi angka stunting yang cukup tinggi.

Sementara Koordinator Bidang KSPK (Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga) Perwakilan BKKBN Provinsi Kaltim Sitti Mayasari Hamzah menerangkan terkait dengan perubahan perilaku ini BKKBN sudah melakukan  berbagai kegiatan seperti 1000 hari pertama kehidupan kepada ibu hamil, pengarahan pada calon pengantin serta ada pusat informasi dan konseling remaja di sekolah.

Selain itu, kegiatan lain sudah banyak sekali dilakukan terkait dengan penurunan stunting.

“Untuk itu diharapkan dengan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan bisa mendongkrak penurunan angka stunting itu sendiri,” papar Siti.

Dia juga meminta, agar per tiga bulan sekali perangkat daerah dapat melaporkan kegiatan yang sudah dilaksanakan dalam penurunan stunting. Hal ini bertujuan untuk melakukan monitoring di setiap daerah. (Aji/adv/KominfoKaltim)

Leave a comment