Kaltimpedia
Beranda DPRD Samarinda DPRD Samarinda Dukung Pendirian Sekolah Rakyat untuk Masyarakat Miskin Ekstrem

DPRD Samarinda Dukung Pendirian Sekolah Rakyat untuk Masyarakat Miskin Ekstrem

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Novan Syahronny Pasie.

SAMARINDA – Pemerintah pusat melalui program Sekolah Rakyat terus mendorong peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat yang tergolong dalam kategori miskin ekstrem. Untuk itu, DPRD Kota Samarinda mendukung penuh program yang direncanakan akan dibangun di Kota Samarinda.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Novan Syahronny Pasie menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh mendukung program ini agar tepat sasaran. Pasalnya, intisari dari program ini menyasar masyarakat miskin ekstrem sehingga dapat menikmati akses pendidikan gratis dengan kualitas terbaik.

“Sekolah Rakyat ini merupakan amanah dari pemerintah pusat, khususnya Presiden, agar anak-anak dari keluarga yang benar-benar tidak mampu mendapat kesempatan mengenyam pendidikan yang layak,” ujar Novan, Rabu (28/5/2025).

Politikus Partai Golkar ini menambahkan bahwa proses seleksi calon siswa dilakukan secara ketat oleh Pemerintah Kota Samarinda bersama dinas terkait. Tak hanya mengandalkan data administratif, verifikasi juga dilakukan langsung di lapangan untuk memastikan keakuratan data.

“Kami bersama wali kota akan turut memantau langsung proses ini. Semua akan dicek ulang di lapangan, apakah memang calon penerima benar-benar layak,” tegas Novan.

Sekolah Rakyat sendiri dirancang khusus untuk menjangkau anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Menurut Novan, seluruh biaya pendidikan haruslah ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah pusat, sehingga tidak menjadi beban tambahan bagi keluarga penerima manfaat.

Sementara itu, untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Samarinda, Noval menjelaskan bahwa lokasi awal yang direncanakan berada di Yayasan Melati Seberang, namun batal digunakan karena akan difungsikan sebagai gedung SMA Negeri 10 sehingga Pemerintah Kota Samarinda kini tengah mencari lokasi alternatif yang memenuhi kriteria.

“Ada kemungkinan Samarinda juga akan mendapatkan dua sekolah, tergantung persetujuan dari pemerintah pusat,” tambah Novan.

Novan menegaskan bahwa pendirian Sekolah Rakyat bukan sekadar formalitas, melainkan langkah konkret dalam menciptakan keadilan pendidikan bagi masyarakat yang selama ini terpinggirkan. Melalui monitoring dan verifikasi ketat, DPRD Kota Samarinda berharap tujuan program tersebut dapat tercapai. (adv)

Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya

Gabung Sekarang
Komentar
Bagikan:

Iklan