Kaltimpedia
Beranda Samarinda Akmal Malik Ingatkan Turbulensi Dalam Pelaksanaan Program Gaspoll

Akmal Malik Ingatkan Turbulensi Dalam Pelaksanaan Program Gaspoll

Akmal Malik bersama dr. Yulia Zubir Akmal.

Kaltimpedia.com, Samarinda – Pisah sambut penjabat Gubernur Kaltim Akmal Malik dengan Gubernur H. Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur H. Seno Aji hasil pemilu 2024 berlangsung di Gedung Olah Bebaya Komplek Kantor Gubernur Kaltim di Samarinda, Jum’at sore (7/3/2025) dirangkai dengan Serah terima Ketua Tim Penggerak PKK Kaltim, Bunda PAUD Kaltim dan Ketua Dekranasda Kaltim dari dr. Yulia Zubir Akmal kepada Hj. Sarifah Suraidah Rudy.

Pj. Gubernur Akmal Malik saat menyampaikan pesan dan kesan selama menjabat sebagai Penjabat Gubernur Kaltim didampingi dr. Yulia Zubir Akmal mengingatkan kepada organisasi perangkat Daerah (OPD) untuk siap melaksanakan Gasspol.

“Saya ingatkan OPD ibarat sebuah mesin dalam ruangan besar, pengemudi akan tancap Gasspol, itu artinya berlari kencang, jujur saya selama menjalankan pemerintahan sebagai Pj, kalau saya artikan pejabat jadi-jadian dalam kondisi jalan standar masih banyak ketinggalannya, saya tidak membayangkan kalau Gasspol,” kata Akmal Malik.

Dalam kesempatan tersebut Akmal tak segan-segan mengingat Pak Gubernur Rudy Mas’ud dan pak Wakil Gubernur Seno Aji dengan Gasspol dalam kondisi mesin harus diakselarasi dengan demikian sistem di OPD siap berlari.

“Sekali lagi saya berharap di rumah besar yang dipimpin oleh pak Rudy dan pak Seno dengan Gasspolnya ini kita berharap temen-temen OPD segera melakukan akselerasi karena mesin pemerintah untuk melaksanakan fungsi-fungsinya disitu.” Kata pejabat kelahiran Pulau Punjung Sumatera Barat ini.

Dalam berlari kencang, lanjut Akmal, tentu akan ada goncangan atau turbulensi tolong seatbeltnya di perkuat. Karena kalau berlari kencang itu pasti akan terjadi goncangan saya yakin itu. Pastikan kondisi perangkat-perangkat yang ada dalam operasi mesin-mesinnya dalam kondisi settle.

“Apalagi pemerintah ini dipimpin oleh seorang pengusaha, pasti ABCD nya akan berkecepatan tinggi. Kami berharap ke depan lebih baik. Saya satu tahun lima bulan disini sebagai Pj menjalankan roda pemerintahan kecepatannya tidak boleh melebihi 80 km/jam, itupun masih belum maksimal hasilnya,” tambah Akmal.

Dalam kesempatan tersebut Akmal yang menyadari sebagai pendatang di Kaltim, tidak sepenuhnya memahami kultur dan budaya masyarakat sini. “Mungkin ada sikap atau tindakan yang tidak sesuai saya mohon maaf.” pinta Akmal penyandang Profesor Kehormatan Bidang Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang.

Sementara itu Gubernur Kaltim H. Rudy Mas’ud didampingi Hj. Sarifah Suraidah Rudy, Ketua Penggerak PKK Kalimantan Timur menyampaikan semoga apa yang dilakukan Akmal Malik selama memimpin Kaltim menjadi ladang amal.

“Bapak telah menorehkan tinta emas sejarah baru di Kalimantan Timur, menumbuhkan bagaimana cara melaksanakan dan merawat roda pemerintahan. Kami ke depan menjalankan roda pemerintahan dengan cara yang tidak biasa-biasa, kalau standar-standar saja kerjanya, Yakinlah pasti hasil di bawah standar. Tapi jika kita Gasspol tentu hasil akan mengikuti.” ucap Rudy.

Kami sangat mengharapkan, lanjut Rudy, dukungan seluruh pihak untuk membangun Kalimantan Timur, tidak lagi memandang suku, tidak lagi memandang agama, tidak memandang lagi etnis dan gender tapi kita membangun bersama-sama.

“Kita tetap harus tingkatkan speednya dalam membangun Kaltim, yang harus kita jaga karena kompetensi tinggi, speed-speed bisa berakselerasi untuk membangun Kalimantan Timur menjadi Kalimantan Timur Tangguh dan sekali lagi langkah-langkah yang telah dilakukan Pak Akmal kunjungan di 10 kabupaten /kota tepatnya telah membawa kami melihat bagaimana kabupaten/kota di Kalimantan Timur, Bapak pemimpin terdahulu yang baiknya akan tetap kami pertahankan lagi kesempatan yang sangat baik ini Atas Nama Rakyat masyarakat Kalimantan Timur dan pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengungkapkan terimakasih.” pungkasnya.

Acara pisah sambut juga dihadiri Forkopimda Kaltim, para Bupati/Walikota, alim ulama, tokoh masyarakat ditutup dengan penyerahan cinderamata kepada Akmal Malik dan dr. Yulia Zubir.(mn)

Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya

Join now
Komentar
Bagikan:

Iklan