ASKOMPSI Dorong Peran Sekda sebagai Penggerak Transformasi Digital Daerah
Samarinda – ASKOMPSI Digital Leadership Government Award (ADLGA) kembali digelar untuk keempat kalinya sebagai bagian dari strategi Asosiasi Diskominfo Provinsi Seluruh Indonesia (ASKOMPSI) dalam mendorong percepatan transformasi digital di daerah.
Ajang ini menjadi wujud komitmen ASKOMPSI dalam menguatkan peran Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai motor utama penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Ketua ASKOMPSI, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa keberhasilan implementasi SPBE sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan para Sekda. Menurutnya, Sekda berperan sebagai koordinator kunci dalam integrasi data, sinkronisasi kebijakan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis digital.
“SPBE kunci vitalnya adalah bapak ibu Sekda, baik di tingkat provinsi, kabupaten, maupun kota. Karena itulah kami membantu pemerintah pusat untuk mengajak dan memotivasi para Sekda agar lebih peduli dengan digitalisasi dan SPBE,” ujarnya (24/11/2025).
Faisal menjelaskan, proses penilaian ADLGA dilakukan melalui beberapa tahapan seleksi, mulai dari pengisian instrumen SAQ, verifikasi awal, kunjungan lapangan, paparan hasil, hingga pengumuman pada malam puncak penghargaan.
“Penilaian dilakukan berlapis agar hasil tujuan dan dapat menjadi tolok ukur kinerja daerah digital,” katanya.
Selama tiga tahun terakhir, ASKOMPSI telah melahirkan 27 “Provokator Digital”, yakni Sekda yang dinilai berhasil mengakselerasi digitalisasi pemerintahan di daerah. Tahun ini, ASKOMPSI kembali menambahkan 15 figur baru dalam daftar tersebut.
“Provokator digital ini adalah aktor-aktor penggerak yang siap membantu percepatan transformasi digital di daerah. Harapannya, mereka dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain,” tambahnya.
Sebagai bentuk apresiasi, juara pertama ADLGA 2025 akan memperoleh kesempatan mengikuti kegiatan internasional terkait pengembangan Smart City di Korea Selatan.
“Melalui kunjungan ini, kami ingin memberikan pengalaman langsung mengenai bagaimana Korea membangun dan menyebarkan smart city, agar para Sekda kita mendapat perspektif global,” jelas Faisal.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menegaskan pentingnya peran Sekda sebagai role model dalam percepatan transformasi digital daerah.
“Komitmen dan keteladanan Sekda adalah kunci keberhasilan implementasi transformasi digital di daerah. Ketika Sekda memberikan contoh, perangkat daerah akan bergerak bersama,” tutupnya.(ct/ADV/Diskominfo)
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



