Datang ke Pinrang dan Wajo Wakil Bupati Kutai Kartanegara Gali Potensi Rumput Laut

0 2,497

Kaltimpedia.com, Pinrang – Akhir-akhir ini kembali ramai di perbincangkan terkait potensi Rumput Laut di kawasan Pesisir Kutai Kartanegara.

Banyak nelayan yang beralih profesi sebagai pembudidaya rumput laut di Kecamatan Samboja dan tentu hal tersebut bukan tanpa alasan sebelumnya di beberapa Kecamatan seperti Muara Badak dan Anggana telah lebih dulu mengembangkan budidaya Rumput Laut.

Melihat potensi tersebut Wakil Bupati Kutai Kartanegara melakukan kunjungan di dua tempat yakni di PT Biota Laut Ganggang (BLG) sebagai perusahaan terbesar di Indonesia di bidang pengolahan Rumput Laut yang terletak di Desa Polewali, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang dan Kelurahan Akkajeng Kecamatan Sajoanging Kabupaten Wajo sebagai Kelurahan percontohan dengan potensi Rumput Laut yang melimpah.

Dengan tajuk Studi Aplikatif hadir membersamai Kepala Dinas Perdagangan, Dinas Kelautan, Camat Muara Badak, Camat Anggana, Camat Muara Jawa, Camat Samboja dan Anggota DPRD Provinsi dan Kutai Kartanegara beserta beberapa Lurah yang memiliki potensi pengembangan budidaya Rumput Laut di Kawasan Pesisir Kutai Kartanegara.

Dalam pemaparannya PT Biota Laut Ganggang mampu memproduksi 100 sampai 150 ton perhari sedangkan pasokan yang masuk dari beberapa daerah belum dapat memenuhinya.

“Kami butuh 100 sampai 150 ton per hari. Tapi kemampuan produksi petani rumput laut belum melampauinya,” jelas Komisaris Utama PT PLG Mr Wank, di Kompleks PLG Supa, Pinrang.

Selain itu juga di jelaskan Biota Laut Ganggang sudah mampu memproduksi 7 turunan olahan dari rumput laut sebelum di ekspor keberbagai Negara.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Wajo Ir.H. Nasfari menyampaikan bahwa terdapat sekitar 2.000 orang petani dan 90 kelompok pembudidaya Rumput Laut dan 300 san orang berada di Kelurahan Akkajeng yang setiap harinya melibatkan anak dan istri baik menjemur dan mencuci hasil panenannya dan hal tersebut dapat meningkatkan kesejahtraan mereka.

“Ada 2000 orang dan 90 kelompok khusus di Akkajeng ada 300san orang setiap hari sibuk membantu menjemur dan mencuci, keluarga jadi sejahtera” ujar Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Wajo.

Merespon hal tersebut Wakil Bupati Kukar menyampaikan terdapat potensi dan peluang pasar yang cukup besar bahkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat kita dan peluang ini harus segera kita ambil.

“Pasar sangat terbuka lebar, kita sudah memiliki pabriknya bahkan potensinya juga ada, tinggal kita berikan pendampingan dan bantuan kepada petani kita agar survive kedepan” ujar Wakil Bupati yang dikenal sebagai anak nelayan ini.

Bahkan di tambahkan Wakil Bupati akan mengundang petani yang telah berhasil dari Kelurahan Akkajeng untuk dapat memberikan pelatihan dan pendampingan kepada petani kita di Kutai kartanegara.

“Nanti akan kita undang ke Kukar untuk memberikan pendampingan dan pelatihan” tutup Wakil Bupati.

Leave a comment