Desa Loa Duri Ilir Raih Prestasi Gemilang dalam Program Desa Cinta Statistik 2024
Kutai Kartanegara, Kaltimpedia.com – Desa Loa Duri Ilir, yang terletak di Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, telah mencatatkan prestasi membanggakan dengan berhasil masuk dalam jajaran 38 besar desa terbaik secara nasional dalam Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2024. Selain itu, desa ini juga berhasil meraih peringkat terbaik di tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Penghargaan ini diberikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur dalam bentuk sertifikat, yang diserahkan di ruang rapat Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara pada Selasa, 25 Februari 2025.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Diskominfo Kutai Kartanegara, Solihin, menyampaikan apresiasi atas pencapaian Desa Loa Duri Ilir yang mampu bersaing di tingkat nasional. Ia berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk meningkatkan pengelolaan data yang akurat.
“Diskominfo Kutai Kartanegara mengapresiasi atas pencapaian Desa Loa Duri Ilir sebagai salah satu dari 38 Desa Cantik terbaik di Indonesia yang menduduki peringkat ke-23 di tingkat Nasional,” kata Solihin.
Solihin juga berharap Desa Loa Duri Ilir dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kutai Kartanegara dalam mengembangkan desa statistik, mengingat desa memiliki peran penting sebagai ujung tombak dalam pengumpulan data yang valid dan berkualitas.
Kepala BPS Kalimantan Timur, Yusniar Juliana, menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi, sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Inpres ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi, transparansi, dan efektivitas kebijakan pembangunan, terutama dalam penyaluran bantuan sosial dan program kesejahteraan masyarakat.
Desa Loa Duri Ilir juga berhasil mengembangkan program unggulan berbasis komoditas, yaitu produksi telur omega. Yusniar berharap keberhasilan ini dapat memotivasi desa-desa lain untuk mengembangkan potensi komoditas unggulan mereka, sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Para agensi desa statistik bisa menjadikan buku pedoman ini sebagai dasar dalam melanjutkan pengelolaan data dan statistik yang ada di desa, agar dampak pembangunan tersebut dapat bermanfaat di dalam kehidupan masyarakat,” tutupnya. (adv)
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



